Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Arsip untuk Maret 13th, 2007

Sedikit tentang Republik Mimpi

Ditulis oleh scooterboyz di/pada Maret 13, 2007

Nyus dot kom 

Republik Mimpi,sebuah acara yang diawali dengankehadiran Republik BBM di Indosiar. Republik BBM ini digagas oleh beberapa orang cerdas yaitu Effendy Ghazali dan Kelik Pelipur Lara dibantu Taufik Savalas. Entah kenapa, terjadi perpecahan diantara mereka,akhirnya Mas Effendy dan Kelik membuat acara NewsDotCom : Kantor Berita Resmi Republik Mimpi dan Taufik masih mencoba memepertahankan BBM dengan membuat Istana BBM dan Pengadilan BBM,tapi nampaknya gagal. Ternyata di Republik Mimpi pun,Kelik tak bertahan lama,jadi tinggal Mas Effendy sebagai arsitektur tunggal.

Acara ini tayang tiap Minggu jam 21.30 di MetroTV. Acara yang berisi kritikan dan pujian bagi pemerintah. Acara yang bener-bener kocak dan menggugah,untuk kita sebagai rakyat dan (seharusnya) untuk pemerintah. Mereka membahas hal-hal terpanas di negeri tetangga mereka, Indonesia,yang kebetulan selalu memiliki problem yang sama dengan mereka. Dengan parodi-parodi mereka, entah sudah berapa kali saya dibuat ngakak dan termenung. Tanpa mengurangi rasa hormat dan cintaku pada Indonesia, lewat acara ini,aku makin tahu betapa hancurnya negaraku saat ini dan aku tergugah mencari solusi, tapi apa yang bisa aku lakuin dengan solusi-solusi yang berputar-putar di kepalaku. Menurutku banyak persoalan yang mudah,tapi menjadi kemelut di negeri ini dan jangan lupa, TANYA KENAPA??Entah ini aku yang terlalu muda untuk memahami problem dalam pemerintahan ataukah pemerintah yang terlalu goblok dan bodoh. Tapi kita ga boleh berburuk sangka,ambil aja alternatif pertama.

OK,kembali ke judul..Ini ada beberapa karakter dan ciri khas dari personil RM dan nilai dalam skala 10: 

Presiden Si Butet Yogya (SBY) => Seorang cerdas yang selalu muter-muter omongan dan tangannya. Nilai untuk karakter ini 7,5 

Wapres Jarwo Kwat (JK) => Seorang penjilat,plin plan dan sok pinter. Kata-kata fave “Relevan dan Signifikan” serta ketawa cekikikan. Nilai 8 

Effendy Ghazali => Seorang yang sangat cerdas dan menyenangkan. Beliau arsitek utama RM. Nilai 10  Olga dan Anya => Cewe cerdas yang digilai oleh semua personil RM. Kata fave “jangan kemana-mana,kita akan kembali, jangan BBM”,soalnya mreka MC. Nilai 7,5 

Guru Bangsa Gus Pur =>Kocak dan cool abis,semua masalah selalu diselesaikan dalam 1 frasa “gitu aja kok repot!”. Nilai 9 

Mantan Presiden Megakarti => Seorang “kurang pinter” yang ga terima dulu digulingkan dan ga mau kalah. Kata fave “itulah kalo presidennya laki-laki!”. Nilai 7 

Habudi => Seorang yang “cerdas” dan menjadi panutan RM. Kata fave “High Tech”. Nilai 7 Iwel Wel =>Sungguh tak jelas manusia yang satu ini,selalu sok kenal sok dekat,tapi kocak. Nilai 7 

Juru Bicara Orang Susah Isa Marshanda => Sumpah,ini karakter paling kocak. Orangnya gagap serta memiiki spontanitas yang luar biasa. Klo ngomong suka dibalik-balik,apakah dibalik-balik suka ngomong??(Lah,kok ktularan). Nilai 9,5 

Mantan Presiden Suharta =>Cuma kluar sekali,tapi kocak,mirip banget pak harto. Nilai 8 

Seharusnya masi banyak lagi,tapi saya ga hafal. Ada satu penasihat yang suka melakukan penerawangan,tapi lupa namanya,dia juga kocak. Silahkan tambahin di comment kalo ada yang mau nambah.  Kira-kira itulah Republik Mimpi, acara kecintaanku. Aku pengen banget sekali-kali bergabung dengan acara mereka. Tetap kutunggu parodi dan kritikanmu.. 

Ditulis dalam Politik | 2 Komentar »

Republik Mimpi : Apakah sebuah duri ataukah oase di pemerintahan??

Ditulis oleh scooterboyz di/pada Maret 13, 2007

Tiap minggu malam jam 21.30,aku selalu standby di dpan TV, ga mau melewatkan satu acara di MetroTV,yaitu “NewsDotCom: Kantor Berita Resmi Republik Mimpi”. Mungkin sudah pada tahu tentang acara ini. Acara ini tentang sebuah negeri antah berantah yang bernama Republik Mimpi (RM) sedang melakukan temu dengan rakyatnya. Biasanya di meja utama hadir beberapa orang,yaitu, Presiden RM bernama Si Butet Yogya(SBY),Wapres RM Jarwo Kwat(JK),penasihat Komunikasi Istana Effendy Ghazali,Guru Negeri Gus Pur dan SesNeg Olga Lidya bersama Anya Dwinov.
Ada juga beberapa pemeran tambahan seperti Haboedi,Isa Marshanda,Megakarti dan masi banyak lagi. 

Minggu lalu ada kabar yang  mengejutkan bahwa Republik Mimpi disomasi oleh pemerintah bahkan ada isyu pencabutan izin penyiaran alias pembredelan. Kurang jelas siapa tepatnya yang mensomasi,tapi kelihatannya Yusril Ihza Mahendra. Pada episode sebelumnya,RM membahas tentang perseteruan antara Taufiqurrahman Ruki dengan Yusril. Mereka mendatangkan Yusril versi Rm,yaitu Yusnil. Kocak banget,Yusnil setiap ditanyai apa-apa selalu sok cool dengan menjawab “Saya sih biasa-biasa saja, panas tidak,dingin tidak” 

Yang akan kubahas disini,pantaskah  RM dibredel?? Pemerintah selalu menggembar-gemborkan kebebasan pers, kalau acara ini dibredel,pantaskah itu?? 

Pertama akan saya bahas tentang kekurangan dari RM ini. Acara ini kadang sering melakukan parodi yang berlebihan,dengan menirukan gaya-gaya elit pemerintahan. Sebagai contoh,
gaya ngomongnya pak Habibie ditirukan Habudi. Mereka juga menjadikan sosok JK (Jarwo Kwat) sebagai seorang wapres yang plin-plan,ikut sana-sini dan sok pinter dengan kata-kata “relevan dan signifikan” serta kebodohan-kebodohan seperti selalu konsultasi dengan Effendy tentang statemen dan kemudian menyalahkan dia karena dianggap “keminter” 

Lalu di acara ini, mereka selalu membahas topik-topik terhangat di
Indonesia dengan gayanya yang khas. Dan sering mereka memberikan solusi secara “tersirat” dalam joke-joke mereka. Kemudian mereka tidak melulu mengkritik,apabila ada prestasi dari
Indonesia,selalu dipuji. 

Tentang pembredelan, ini adalah suatu sikap pemerintah yang antikritik dan antisosial. Dalam situasi sekarang,dengan carut marutnya pemerintahan dan negeri ini,apakah pemerintah ingin selalu dipuji tanpa kritik?Sungguh sebuah kebodohan dari pemerintah,bila mereka mencabut izin penyiaran RM. Mereka akan menurunkan wibawanya di mata masyarakat dengan kelakuannya sendiri. Apakah pemerintah mau mengulangi kejadian masa lalu dimana para pengkritik dipenjarakan dan dihabisi?Kalau ya,mana pemerintahan baru yang dijanjikan?Mana SBY yang di”agung-agung”
kan? 

Bahkan di negara yang dipimpin bajingan yang paling menyebalkan di dunia,Amerika Serikat,ada acara semacam ini. Lalu apa yang terjadi?George W Bush bertemu dengan orang yang menirukan dia(lupa namanya) dan berterimakasih atas segala kritikannya?Apakah pemerintah kita pernah seperti itu?Apa yang mereka lakukan pada para kritikus?Mungkin anda bisa lihat monolog Butet Kertarajasa yang berjudul “Matinya sang toekang kritik” 

Kalau menurut hemat saya, kedua belah pihak,pemerintah dan RM,harus saling introspeksi diri. RM harus mulai mengurangi parodi yang menyinggung orang lain. Bagi pemerintah,mereka harus sadar,apakah kerja mereka sudah maksimal,sehingga orang yang mengkritik itu hanya cari-cari kesalahan,atau memang mereka pantas dikritik. Seperti judul diatas, apakah RM ini duri yang harus disingkirkan ataukah oase kehadirannya menyegarkan dan dinantikan,silahkan TANYA KENAPA??

Ditulis dalam Politik | Leave a Comment »