Hmm..
Kita selama ini selalu bahas mengenai Maling Siah yang menjadi “pencuri” ini itu kebudayaan Indonesia, pulau-pulau bahkan menyakiti WNI yang berada di negaranya sana. Tapi secara tidak sadar, kita setiap hari (akhir-akhir ini) melihat “sekem” pariwisata local oleh orang kita sendiri..Ga nyadar??Emang kalo orangnya ga ngaco dan ga kurang kerjaan, ga akan nyadar tentang ini. :p
Pernah liat iklan U Mild yang baru? Yang ceritanya iklan tersebut ada 3 karyawan mendapat bonus liburan dari bosnya itu loh.. Mana sekemnya? Coba anda dengerin suara-suara dan narasi pada iklan tersebut. Sejak awal, tiga sekawan itu sering ngomong “Jogja!”, dari waktu di kantor bosnya, di kantor travel, perjalanan mau naik bis, di pesawat bahkan sampe waktu tidur, mereka secara kompak selalu ngomong “Jogja!”. Waktu turun dari pesawat pun,mereka masi sempet sekali ngomong “Jogja!”. Ga lama kemudian mereka tertegun waktu liat ada tulisan “Bandara Ngurah Rai Bali”. Nah, coba anda dengarkan perkataannya di sana. Nanti aku cariin videonya.
Saat itu, si narator mengucapkan slogan dari U mild itu, yaitu “Lebih B’rasa, B’rasa lebih”. Saat dia baru ngomong separo, ketiga orang itu ngomong “bali”(dengan nada bertanya kaget). JAdi yang terdengar oleh pemirsa iklan itu adalah “Lebih b’rasa (bali) b’rasa lebih”..Hmm.. Jadi bali lebih berasa dan berasa lebih bila dibandingkan dengan jogja? Mereka tidak sadar telah menyerang sebuah kota pariwisata yang terkenal, yaitu jogja. Secara tidak langsung, mereka mengatakan bahwa bali itu lebih bagus dari jogja..
Sebagai sesama Javanese, jelas kita tidak bisa menerima seperti itu..
Jah..Pagi-pagi udah numpuk sampah..
Disclaimer : Tidak menerima protes apabila ada orang yang menganggap telah menghabiskan waktu untuk membaca tulisan ini. Sesungguhnya kebahagiaan seorang junker adalah saat tulisannya dibaca oleh orang lain..
















