Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Global Warming Is Hoax

Posted by scooterboyz pada Desember 14, 2007

Saat ini sedang diadakan sidang UNCCC di Nusa Dua, Bali. Saya rasa semua orang sudah tahu tentang apa tujuan dari UNCCC ini, yaitu membahas kebijakan dunia seputar dengan perubahan iklim dunia. Disini banyak ditelurkan kesepakatan-kesepakatan baru seputar hal tersebut dan tentunya terjadi banyak pro dan kontra. Saya tidak ingin membahas kesebelan saya terhadap “sebuah Negara yang konon merupakan Negara paling maju di dunia dan dipimpin oleh Bush” yang sangat susah untuk menyetujui kesepakatan-kesepakatan yang baru. Tetapi saya ingin membahas mengenai Global Warming.

Global Warming adalah isu pemanasan global yang disebabkan karena polusi udara yang makin tak terkendali karena banyaknya emisi karbon dari bahan bakar fosil sehingga menimbulkan perubahan iklim (climate change). Saat ini, isu global warming adalah isu paling hot di dunia, yang digembar-gemborkan disana-sini.

Tapi entah mengapa, saya sampai saat ini belum bisa menerima semua teori yang diungkapkan mengenai global warming ini. Jadi secara langsung dan pasti, dalam pandangan saya, saya menyatakan bahwa Global Warming Is Hoax. Saya masi menganggap bahwa global warming ini adalah sebuah teori konspirasi global yang baru (Gile lu ndro, bahasanya..😀 ).

Globl

Foto itu saya ambil di UC Berkeley. Ternyata bukan saya doank kan yang beranggapan gitu.. 

Mari kita telaah tentang pendapat saya ini.

Siapakah saya?

Ini juga penting, sebab sebuah tulisan haruslah berasal dari penulis yang kompeten untuk dapat dipercaya. Saya memang bukan seorang praktisi lingkungan, bukan mahasiswa Teknik Lingkungan ataupun Biologi. Saya juga bukan aktivis LSM lingkungan atau sejenisnya. Saya hanyalah mahasiswa tukang setrum yang suka membaca issue-issue yang hangat di masyarakat. Dan yakinlah bahwa tulisan ini bukan Hoax belaka dan bukan pula karya ilmiah yang valid banget. Ini hanya pendapat saya.

Kalo menurut Oprah Winfrey Show, orang-orang seperti saya ini dianggap sebagai orang yang skeptic akan permasalahan ini. Biarlah……..

Apakah sebenarnya inti dari pendapat saya?

Pendapat saya adalah : Global Warming Is Hoax. Global Warming adalah omong kosong belaka yang hanya merupakan kepentingan dari para imperialis dunia yang tak lain tujuannya adalah bisnis. Saya merasa ini issue yang terlalu dibesar-besarkan.

Mengapa saya menganggap seperti itu?

Sejak berada di sekolah dasar, saya sudah diajarkan mengenai cuaca, iklim, perlubangan ozon, polusi dan lain sebagainya. Bahkan saya sangat ingat bahwa ada kata-kata bahwa iklim itu adalah kondisi udara yang berada di tempat yang luas dan dalam jangka waktu yang lama. Nah, disinilah salah satu letak pendukung pendapat saya. “Dalam jangka waktu yang lama”, adakah kemungkinan untuk berubah? ADA! Lalu ada juga pendapat para ahli sejak dahulu, bahwa keadaan iklim dapat berubah dalam jangka waktu 35 tahun sekali. Nah, itu juga mendukung pendapat saya.

Banyak orang yang mengetahui pendapat saya ini, lalu mengajukan pertanyaan yang sama “Kalo bukan global warming, kenapa bandung sekarang panas?Ga dingin lagi seperti dulu?”. Dengan senang hati saya mengungkapkan pengetahuan SD saya, bahwa iklim itu blablabla dan bahwa iklim itu bisa berubah blablabla. Dan saya sama sekali tidak menyebut global warming pada mereka, sebab itulah pendapat kuno sejak jaman belum dikenalnya global warming, jadi bener2 tradisionil pendapat awa. Mereka sudah tahu sejak dulu bahwa ada kemungkinan perubahan iklim dan inilah saatnya. Apabila anda membandingkan kehidupan di Bandung 20 tahun yang lalu dan sekarang jelas beda. Begitu juga jika Bandung 20 tahun lalu, dibandingkan dengan 40 tahun yang lalu. Jadi pada dasarnya itu merupakan proses, bukan sesuatu yang tiba-tiba.

Ini mungkin alesan yang bener2 poor, sebab ketidakpahaman saya mengenai semua ini, tapi saya punya alas an yang jelas kenapa saya benci pada global warming.

Mengapa saya benci Global Warming?

Hal itu disebabkan karena keyakinan saya bahwa global warming ini hanya menjadi issue sesaat yang bakal hilang suatu saat karena kepentingan bisnis imperialis yang menghembuskan issue itu sudah tercapai. Tidak beda dengan booming OS open source pada beberapa tahun lalu yang sudah meredup sekarang ini.

Saat ini, dunia sedang mengalami kebingungan akan krisis energy. Minyak dinyatakan akan segera habis, kita harus segera mencari energy alternative. Karena kebingungan ini, banyak perusahaan mesin dan otomotif yang membuat produk-produk dengan energy alternative. Misalnya mesin dan mobil hybrid, mesin tenaga panas dan lain sebagainya. Tapi dalam kenyataan, sejak mereka meluncurkan itu semua(kira-kira tahun 2000an), tidak terjadi pemasaran yang sesuai dengan keinginan mereka. Banyak sekali kerugian yang ditimbulkan produk-produk itu. Bagimana tidak? Hanya orag-orang yang bener-bener care terhadap lingkungan dan berusaha berubah yang mau membeli produk tersebut. Menurut survey yang pernah saya baca(sekitar pertengahan 2003 diadakannya), di USA, hal itu tidak lebih dari 3% dari penduduk mereka. Itu aja di USA, bagaimana dengan Negara lain? Saya yakin, sebagus-bagusnya juga sama dengan USA, bahkan banyak yang jauh dibawah itu.

Disinilah issue global warming digulirkan. Dikatakan bahwa global warming itu disebabkan emisi karbon bahan bakar fosil, blablabla. Dan hasil penjualan mereka (survey di tengah 2007), meningkat hingga lebih dari 1000%, otomatis mereka meraup untung yang tak terkira banyaknya. Inilah salah satu permainan dari kaum imperialis dan pebisnis yang terkadang tidak kita sadari. Nanti pada saat mereka sudah merasa cukup menikmati dan perlu mengeluarkan inovasi baru, maka issue ini akan diredam dan mereka akan menimbulkan issue-issue baru.

Adakah sisi positif dari issue global warming ini?

Yap, ada menurut saya. Orang jadi makin care sama lingkungan dan energy. Hutan-hutan makin dijaga, banyak penghijauan, mulai timbul energy alternative ini itu dan lain-lain.

Apakah yang harus dilakukan Negara seperti Indonesia dalam menghadapi hal ini?

Menurut saya, ini bisa menjadi lahan yang bagus buat kita sebagai titik tolak untuk membabat pembalak liar di Indonesia dan meminta bantuan Negara lain untuk membantu pengawasan akan penadah hasil illegal logging itu di Negara mereka.

Dari sisi ekonomi, Indonesia seharusnya meminta insentif dari Negara-negara maju dan kaya yang memiliki ketakutan berlebih akan global warming ini untuk pemeliharaan hutan. Mintanya insentif jangan tanggung-tanggung, sesuai dengan berapa kira-kira yang bisa kita dapetin kalo ngejual semua kayu di hutan Indonesia. Negara-negara yang takut tersebut pasti mau memberikan insentif tersebut.

Bayangkan, mereka mau enak-enakan menimbulkan polusi, sedangkan kita disuruh memelihara hutan supaya mengurangi pengaruh polusi tersbut. Padahal kita bisa makmur (kalo ekstrim) kita tebbang semua hutan dan jual kayunya. Sedangkan sekarang, kita ga boleh menjual kayu-kayu itu plus malah suruh menanggung biaya perawatannya. Kalo kita tebangi semua, kita mati juga mati bareng, tapi minimal Indonesia sempet makmur,hehehe..😀

Yah, inilah kira-kira, mungkin ini terkesan ngawur, tapi inilah yang saya rasakan dan uneg2an selama ini.

18 Tanggapan to “Global Warming Is Hoax”

  1. reditya said

    logically correct (mahasiswa tukang setrum gitu, untuk urusan yang logis2 pasti jagonya kan). tapi logika anak tukang setrum sama mahasiswa TL sepertinya beda kalo urusan ini. hmm.. kira2 ada anak TL yang komentar gak ya. hehehe… pasti rame ini blog (taglinenya itu lho, oke banget, hoax).

    btw, aku ra tertarik masalah global warming-e pak. tapi tertarik nang fotone nang UC Berkeley kuwi😀 Piye, cerito nang Amerika wis diposting durung ki..

  2. Semenjak galaksi mati,rada sepi euiy komentar2..

    Crita ning UC berkeley,mengko waelah nek kowe mulih..😀

  3. reditya said

    @scooterboyz
    ho oh pak.. mbok ngomong karo bos-e ben diuripke maneh😀

  4. ray16 said

    mantap mantap nih tulisan

  5. purmana said

    Kalo yang saya dengar negara2 Industri Eropa dan Amerika mengusulkan pembuangan karbon pada negara2 miskin ato berkembang. Seenaknya aja ya😀

    Sejak ada isu global warming dan krisis energi yang saya rasakan adalah pabrikan sepeda motor makin laris. Tinggal pasang embel-embel irit dan lulus EURO 2 udah pasti laku keras.

  6. Cynanthia said

    Justru dari email dari ilmuwan di luar sana yang masuk ke inbox ayahku (maklum, tukang ngoprek data ortu), sebenarnya nggak terjadi krisis iklim sedikitpun. Nah, lho? 😕

  7. @ray
    Makasih

    @Purnama
    Benul sekali,unsur2 konspirasi makin jelas..

    @Cynanthia
    Bwahaha..Makin binun kan?

  8. purmana said

    http://scienceandpublicpolicy.org/monckton/goreerrors.html

    Banyak fakta2 baru yg kita belum ketahui

  9. Gyl said

    Hmm…. bagaimana dengan fakta es yang mencair di kutub ? Itu bener lo. Tapi menurut saya memang sepertinya bukan karena global warming, tapi karena ozon di daerah kutub bolong-bolong…

  10. achie said

    entah kenapa yaa .. saya ga setuju nih sama artikel ini .. hehe .. masalahnya kalo soal ‘logika’, saya lebih percaya sama teori global warming .. karena disana lebih jelas segala teorinya .. daripada sekedar ‘negative thinking’ tentang perusahaan hybrid .. (maaf ya!) .. lagian masa dunia mau repot” bikin UNFCCC kalo teori itu ga ngebahayain bumi ?
    Lebih banyak teori pastinya tentang global warming .. kalo mau tau teori apa aja, coba nonton an inconvenient truth .. disana ada data” pastinya ..🙂

    cumaaaa saran sayaaaaaa .. If I were you, I’ll be looking for some data first before I judge something .. ^^

    (sorry for all the inconvenient .. )🙂

  11. yumcatz said

    ada foto tentang global warming di national geographic tahun 2007.
    foto pegunungan es before and after.
    mirip-mirip iklan pengurus badan lah.
    esnya banyak dan udah gundul😀

  12. rasyidridh said

    kebetulan Saya juga nulis yang berhubungan, tengok ya🙂
    Dulu Pendinginan Global, Sekarang Pemanasan Global

  13. dajjal said

    bodoh…..

  14. angellina said

    bagus juga nih tulisan, berani beda ama yang lain…. tapi klo aq mau kasih pndapat “teori jaman SD gak bisa terus dipakai terus tuh :P” global warming emang sebenarnya bagian proses di bumi kan, tapi sekarang udah bner2 parah karena gas rumah kaca yang konsentrasiny di atmosfir udah berlebihan, kjadiannya juga gak baru2 kan, tapi udah lama (yg u blang : “butuh proses”). cuman kitany aj yang baru nyadar soalnya dampaknya udah parah. bumi emang berproses, tapi tentuny baru dblang normal kalo gak ada pengaruh dari manusia yang melepas emisi sana sini, buat atmosfir bolong2 dan suhu bumi naik.

  15. angellina said

    oh iya, ini emang pendapat u sih…… tapi lebih baik didasari data2 yang jauh lebih mendukung. hehehe sorry ya, ini cuma saran. Soalny kita semua dsini lagi mencari2 pegangan yang betul tentang teori ini, salah2 kita bisa membahayakan kehidupan kita sendiri

  16. XTian said

    @gyl
    lubang ozon gag nyambung ama pencairan es dkutub om! Lapisan CO2,CH4,dkk (Gas Efek Rumah Kaca) yg nyebabin bumi ini anget2 (tai ayam euy) & nyairin es itu ..

    @juragan blog ini
    jangan terlalu skeptik ama sesuatu, usul: frame pemikiran om dperluas jgn ddasari ama kebencian om ama kaum kapitalis2 dbarat sana. Netral dulu, baru baca data2 pro n kontranya, baru om berpendapat. Tapi overall, what a nice words. Semangat, Salam Hijau^^. Ohya, mau ‘GW’ bener apa gag, yg penting gw jd lebih care ama lingkungan. Save thiz world, ‘coz we just have ONE.

  17. dodi said

    “Yah, inilah kira-kira, mungkin ini terkesan ngawur, tapi inilah yang saya rasakan dan uneg2an selama ini”…..
    klo begitu Anda benar2 ngawur….
    maaf, saya mo ikut berkomentar tentang tulisan Anda ini. Oya, saya bukan profesor, mahasiswapun bukan, hanya lulusan SMU yang sekarang kerja di jakarta sebagai seorang Admin IT yang tiap hari ke kantor pake sepeda.
    Ok lah klo anda berpikir GW adalah sebuah hoax dan konspirasi negara2 barat, so what????? apa yang anda telah lakukan? sekedar nulis di blog bahwa GW adl hoax? nerusin gaya hidup boros dan kotor dengan knalpot kendaraan anda? menggunakan kertas dengan tidak bijak? membiarkan lingkungan tempat tinggal penuh dengan polusi? sampah yang menggunung? penggunaan plastik yang berlebihan??????
    Bagi saya, isu GW benar ato tidak ngga masalah. Saya hanya berharap di lingkungan tempat saya tinggal memiliki ‘iklim’ yang bagus, udara yang bersih, asri dan enak dipandang mata, tanpa khawatir adanya asap kendaraan/polusi yang masuk terhirup anak saya. dan setidaknya itulah hal real yang saya lakukan, b2w(bike to work), kurangi penggunaan kertas, memisahkan sampah organik & non organik, menanam tumbuh2an (walaupun masih dalam pot), berhemat listrik, dll. saya tidak berpikir global dulu, saya berpikir ‘lokal’ dulu.
    Jadi….. Apa yang sudah anda lakukan???
    Anggap saja GW adalah konspirasi, tapi saya melihat isu ini bagus sebagai kampanye agar kita lebih care terhadap bumi kita.
    apa anda akan MENERTAWAKAN orang yang khawatir terhadap isu GW? menertawakan orang yang berusaha hidup hemat, menertawakan orang yang berusaha hidup tanpa polusi? menertawakan orang yang ber b2w (spt saya)? atau membiarkan anak anda menghirup asap knalpot yang pekat dari kendaraan anda?
    klo anda melihat ini sebagai hoax, manfaatkan hoax ini untuk bisa membuat orang2 berbuat positif, jangan justru membuat orang ragu dengan hanya membaca judul tulisan anda ini.
    pikir baik2 tulisan yang ingin anda posting, karena tidak semua yang membaca tulisan anda adalah mahasisiwa…
    buktikan klo anda mahasiswa yang membantu masyarakat untuk bisa lebih memperbaiki kualitas hidupnya…

    nb: saya cuma lulusan smu yang kebetulan gawe sbg Admin IT, dari apartemen saya ke kantor hanya menggunakan sepeda. maafkan klo ada kata2 saya yang tidak ‘berpendidikan’.

    • alisnaik said

      @dodi yg ada di atas saya:

      kayaknya anda cuma baca judul tulisan ini yaa??

      kayaknya anda gak baca seluruh tulisan di sini deh,

      kan yg punya blog bilang kalo isu GW ini juga ada manfaatnya,
      walaupun beliau nulisnya cuma satu paragraf nya aja.

      saya gak bermaksud membela empunya blog ini,
      hanya berusaha objektif saja.

      terlepas dari GW itu hoax atau bukan,
      itu terserah persepsi tiap orang.
      tapi ada hikmah dari isu tersebut..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: