Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Musholla VS WC

Posted by scooterboyz pada Februari 4, 2008

Kemarin aku sama beberapa temen jalan-jalan ke SGM (Solo Grand Mall), salah satu mall termegah di Solo (katanya). Ke sana karena mau nonton, tapi bingung juga mau nonton apa. Akhirnya karena rekomendasi dari temen, kita nonton Radit dan Jani, film baru keknya. Masalah film itu, kita bahas di tulisan laen. Karena filmnya mulai jam 14.30 dan selesai jam 17.00, akhirnya kita langsung menuju ke Musholla untuk sholat.

Sampai di musholla, di lantai 4A SGM, saya bener-bener tertegun melihat sebuah fenomena yang sebenarnya sudah biasa. Pertama-tama, saya langsung ke tempat wudhu dulu tanpa melihat ke Musholla, wihhh,bersih banget tempat wudhunya. Saya sampe betah berlama-lama disitu, dibandingkan dengan tempat wudhu di mall-mall lain yang pernah saya kunjungi. WCnya juga bersih. Setelah itu, karena memburu waktu, akhirnya langsung saya ke Musholla. Sungguh shock saya melihat keadaan mushollanya yang sangat memprihatinkan.

Musholla2WC

Kata yang pertama terlintas di pikiran saya adalah “gudang”, baru kata kedua “Rumah Allah”. Kata kedua itu muncul Cuma karena saya melihat tulisan Musholla di depannya. Dan kata pertama muncul karena melihat keadaannya. Sungguh tidak pantas keadaan ruangan seperti itu dijadikan tempat ibadah untuk menghadap Allah. Masa tempat sholat kok kotor,panas, sempit, atapnya rendah, banyak pipa-pipa dll,sedangkan melihat WC yang bagus, bersih, wangi dll. Selain itu lokasinya juga di tempat parkir.

Emang ini kan udah menjadi fenomena yang biasa, tapi entah kenapa, saya masi sakit hati. Secara saya dulu waktu di Australia, sedang di rumah seseorang non-Muslim dan akan keluar untuk sholat, tapi ga boleh sama dia. Karena dia sudah sering kedatangan Muslim dari Indonesia, dia selalu menyediakan tempat satu ruangan megah khusus buat sholat. Gila ga? Kenapa kita di Negara Muslim ga bisa seperti itu. Bagi orang kita musholla cukup gudang yang diberi tulisan “MUSHOLLA”.

Saya langsung membahas ini bersama beberapa teman, termasuk ada seorang (calon) Arsitek juga disitu. Pendapat kontra yang timbul adalah :

1. Musholla bukan “core site” dari mall ini

Jawaban saya : Lah,apa sih susahnya menambah sedikit dana untuk musholla ato minimal “sedikit” memperindah musholla agar lebih layak. Minimal biar ga kaya gudang gitu.

2. Lebih banyak yang mengakses WC daripada musholla

Jawaban saya : Hoho..Kalo gitu,coba bayangkan di rumah anda, apabila kamar anda lebih busuk dari WC, apakah anda rela?Yang mengakses WC di rumah anda kan lebih banyak daripada yang mengakses kamar anda. Ini ruangan untuk bertemu Allah lho..

Yah, tak taulah apa pertimbangan sang Kontraktor dan pemilik mall itu, mungkin ada sesuatu yang kita ga tau. Semoga..

6 Tanggapan to “Musholla VS WC”

  1. aJOemOni said

    bentul tuh di PVJ juga blek’e mushollanya..
    padahal mallnya gede,
    apalagi di paskal hypersquare..
    paling wokeh di senayan city,
    ada 3 musholla, maknyus lagi..
    hehehe😀

  2. Saya kok ndak pernah nemu Kapel di Mall yah…😆

  3. Cecep said

    Setahun yang lalu saya pernah ngedumel soal keadaan mushola di mal-mal. Khususnya sebagian mall di jakarta. http://ngadimin.org/2007/01/14/mushola-di-mal. Kondisinya memang memprihatinkan…

  4. setuju sama gunawan

    masih mending ada mushalla di mall

    emang ada sejarahnya kapel di dalam mall kecuali gereja kecil yang disewa?

  5. bukannya mending mas petra, kondisinya tuh bener-bener nggak layak, tapi itu pun masih mending ada sajadah bentuk shaf yang cukup layak buat shalat jama’ah, cobain deh di Ambarukmo Plaza Jogja, duuh betapa lebih menyesakkan

  6. asri said

    kirain BIP, ruang musholanya mirip😛
    *sm2 kurang oke, masi mending BSM dah ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: