Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Archive for Mei, 2008

“Kan Dia Yang Bikin Aturan..”

Posted by scooterboyz pada Mei 24, 2008

Hihihi..

Kemaren siang saya mengalami sebuah kejadian kocak. Kejadian ini terjadi di perempatan Ahmad Yani. Saat saya mau ke arah Supratman (saya naik motor), tau-tau traffic light di perempatan A. Yani menjadi merah. Seperti biasa, sebagai warga negara yang taat akan peraturan, saya berhenti. Posisi berhenti saya adalah 50-50, 50% badan motor saya di belakang garis dan 50% lagi di depannya (fine, ini memang melanggar). Kondisi pandangan mata saat itu, ada beberapa orang yang posisinya jauh di depan saya (semakin melanggar) dan yang paling dekat dengan saya adalah seorang aparat penegak hukum lalu lintas, saya ndak mau menyebut apa namanya, sebut aja P****I.

Saat saya masi berhenti, di dekat situ ada gardu P****I kan, tiba-tiba keluar seekor seorang P****I lagi dan langsung menuju ke arah saya. Ini percakapan yang terjadi :

P****I (P) : Selamat siang,mas!Silakan ke pinggir dulu..

Saia (S) : Siang, ada masalah apa pak?

P : Anda melanggar batas berhenti, seharusnya anda berhenti di belakang garis

S : (Bingung, secara masi banyak yang lebih depan) Loh, itu kan banyak yang lebih depan

P : Nanti akan segera saya urus

S : (Masi panik) Ya harusnya anda memberhentikan bapak polisi di depan saya ini dulu dong!!

P : (Mulai ngeles dan nada tinggi) Ya ngga dong mas, dia kan polisi!!

S : (kening berkerut, SWT kalo dia polisi) Lha terus kalo polisi masa boleh melanggar?

*Inilah bagian yang paling saya suka, sebab jawabannya bener-bener ga terduga*

P : (Rada ngamuk) Ya ngga masalah, kan dia yang bikin aturan..

Jujur, saya kontan bengong dan berpikir “hohoho..Jadi kalo bikin aturan, itu boleh dilanggar ndiri?”. Untung P****I yang di depan saya itu denger dan dia bilang ke temennya “Udah..Udah biarin”. Tengsin juga kali dia yah, denger teman sejawatnya gitu..

Sungguh aneh tapi nyata..

Kalo menurut lagunya Pandji Pragiwaksono dalam albumnya Provocative Proactive (Keren banget album ini, rekomendasi dari saya!!), ini bener-bener ada yang salah.. 😀

Note : Saya tidak menggeneralisasi bahwa semua P****I seperti itu, tapi saya cuman mengingatkan aja kepada petinggi P****I bahwa masih ada anak buahnya yang secerdas itu (itu juga kalo mereka baca :mrgreen:).

Salam Respect buat aparat hukum kita.. 😀

Iklan

Posted in Coretan, Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , | 20 Comments »

Balada Jalanan Rusak, Kampring!!

Posted by scooterboyz pada Mei 21, 2008

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun..

Walo agak telat saya mengucapkan,tapi saya turut berduka cita atas meninggalnya seorang artis kawakan dan politikus serta seorang patriot bangsa bernama Sophan Sophiaan di Sragen, Jawa Tengah karena terperosok di jalanan rusak saat sedang konvoi Harley Davidson dalam rangka tur Merah Putih untuk memperingati seabad Kebangkitan Nasional. Semoga arwah beliau mendapat tempat yang pantas di sisinya.

——————

Kampring!! (Inspired by Gabol@ARC)

Itu hanyalah satu dari sekian kata-kata yang keluar kalo kena jalanan rusak. Sumpe deh, jalanan di Bandung ini ndeso katro bener, pating gronjal ndak jelas juntrungannya. Kenapa saya dendam?

Begini ceritanya..Saya abis mengalami beberapa kecelakaan beruntun akibat dari rusaknya jalan di Bandung ini. Pertama, sekitar hari sabtu kemaren, saat final Piala Uber digerlar. Saya malam itu pulang dari kampus, sekitar pukul 19.00. Sampe di daerah Arcamanik, tiba-tiba ada sebuah lubang besar menganga di depan saya. Saya tidak sempat menghindar dan akhirnya masuklah saya ke dalam lubang itu. Untungnya tidak sampe jatuh, tapi absurdnya, rantai motor saya lepas karena terkena goncangan yang sangat keras itu (selain emang udah waktunya servis..:p) dan kejepit diantara gear dan ban, jadilah nyantol ga bisa ditarik gitu. Setelah sekian lama saya tarik-tarik, tidak ada hasil yang berarti, masi saja nyantol gitu. Tiba-tiba datang malaikat (wiii..:p) membawa seperangkat alat solat yang dibayar tunai peralatan tukang (Obeng, Kunci pas dll) yang akhirnya saya pake buat sedikit membongkar supaya bannya bisa bergerak dan akhirnya berhasil.

Itu belum seberapa, malam sesudahnya, saat saya pulang belajar Elka yang seninnya mau ujian di rumah Wisnu sekitar pukul 12 malam, tiba-tiba ban motor saya lagi-lagi terperosok di dalam lubang besar di daerah Cimuncang. Aje gile, ndak tanggung-tanggung, bannya langsung pecah ditempat dan saya terlempar dari motor. Inilah keadaan waktu saya terjatuh dari motor :

Percaya ga? Dijamin endak..:p..Untungnya aye sehat-sehat aje dan tidak ada luka apapun, kecuali sedikit memar di bagian bahu kanan.

Itulah yang menjadi puncak kemalesan saya terhadap jalan rusak di Bandung ini. apabila anda berjalan-jalan ke bandung, anda bisa menuju ke Antapani untuk melihat satu spot kerusakan jalan terparah di Bandung. Jalanan bolong disana sini, pasir-pasir dan kerikil yang rencananya mau dipake benerin jalan tapi malah membuat jalanan menjadi semakin berbahaya. Gila..Bandung ini, jujur aja, merupakan salah satu kota besar dengan kerusakan jalan terparah menurut saya. Kemana aja harus waspada akan lubang dan jalan rusak.

Apakah ini akan menjadi perhatian Hade sebagai gubernur baru Jawa Barat?? Ataukah harus menunggu walikota bandung baru? Sebab ini sudah terkenal lho, Bandung yang notabene menghasilkan engineer-engineer handal tapi kok keadaan jalan seperti ini?

Saya cuman menyampaikan kekhawatiran aja. Sebab semua orang sudah tahu bahwa Bandung banyak pengendara motor dan kendaraan “kurang bermoral”. Dengan keadaan jalan seperti ini, pasti korban bertebaran (kek beras aja..:p) di sana sini. Saya sendiri, kadang terperosok di lubang-lubang ato kena jalanan rusak itu sampe kadang pusing beneran. Jadi getarannya itu sampe ke otak dan ulu hati.. :mrgreen: Saya beberapa kali berhenti di jalan, untuk menenangkan diri karena sempat emosi kena jalan rusak gitu.

Mungkin sedikit saran buat pemerintah kota Bandung (memberi problem tanpa saran sama aja basbang..:p), mungkin sekarang waktu yang tepat untuk benerin jalan. Soalnya udara udah ga ujan lagi. Saya sering heran jalanan diaspal waktu ujan, ya sama aja boong, sebentar udah rusak. Misalnya jalanan di daerah Tubagus Ismail. Baru januari diaspal, sekarnag udah kek onde-onde jalannya. BEgitu juga jalan di daerah Antapani yang tak ubahnya seperti Ampyang Jahe..:p..Saya sendiri emang kurang ngerti masalah teknisnya, tapi saya berharap hal ini bisa segera didengar oleh pemerintah, daripada ada Sophan Sopiaan lain yang terbunuh di jalanan.

Ya udah deh..OIya, sekarang jalan Tamansari udah dibenerin loh, diaspal..Subhanallah, enak bener jalan disitu sekarang. Mungkin tinggal ditambah penerangan ajah..Loh,kok selalu ada yang kurang?Yah itulah manusia..:mrgreen:

Oke deyh..Bubye..

Posted in Coretan, Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 6 Comments »

20 tahun kebangkitan..

Posted by scooterboyz pada Mei 20, 2008

20 Mei 1988-20 Mei 2008..

Apakah akan ada yang berubah?Semoga..

Semoga menjadi keberuntungan buat saya selamanya..

Thanks buat semua SMS yang masuk dan maap kalo ndak dibales, kebetulan pulsa pas lagi minim..:p

Posted in Coretan, Everlasting Memory | Dengan kaitkata: , , | 4 Comments »

Tarix Jabrix : Wow, Kereeen..

Posted by scooterboyz pada Mei 9, 2008

Kemaren sebagian besar anak EL06 mengikuti ujian Matematika Teknik II. Saya ndak mau mbahas mengenai ujian tersebut, sebab dibilang berhasil ya ngga, gagal ya juga ngga. :mrgreen;. Jam 16.30, saya dan wibi langsung menuju ke Ciwalk untuk nonton, emang kita udah rencana, mau nonton The Tarix Jabrix. Tapi seperti biasa si wibi mirip pengantin, sepatu basah ndak mau, jadi ke rumah dia dulu ambil sandal baru ke Ciwalk. Dan akhirnya, telat saudara-saudara..Kita rencana mauu nonton yang jam 17.00 (ternyata adanya 16.45), nyampe sana jam 5 lebih, wassalam..

Oke, Back to topic. Saya ingin membahas mengenai sebuah film yang diperankan oleh the Changcuters, sebuah band yang baru naik daun asal Bandung. Filmnya konon katanya kocak dan menarik, bahkan Rima menyatakan bahwa ini salah satu film komedi paling lucu. Judulnya The Tarix Jabrix.

Ini salah satu bagian paling kocak di film ini. Taken From RidwanMets

Film ini menceritakan (atau lebih tepatnya menyindir) tentang kehidupan gang motor di Bandung. Ada 5 sekawan, Caca Sutarya aka Cacing (Tria Changcut), Mulyana Derajat aka Mulder, Dadang Modip serta Chiko dan Choki, yang berencana membuat sebuah gang motor. Tapi jelas bukan gang motor biasa, tapi gang motor yang taat akan peraturan lalu lintas, tidak mengganggu, hormat pada ortu dan membela kebenaran. Tapi ada aja berbagai masalah, sebab watak mereka yang sangat berbeda. Cacing dengan idealismenya yang tinggi, Mulder si Medan Sunda yang emosional, Dadang yang sangat pelupa dan si Kembar chiko dan choki yang autis banget. Pemeran lainnya : Candil Seurieus, Carrisa Putri (kyaaaa…Kyaaa…), Edi Brokoli dll

Pada dasarnya ceritanya sangat sederhana, kalo ditulis dalam reaksi kimia (dimana saya lulus dengan nilai super pas2an di semester dulu..:mrgreen:)

Tarix Jabrix + The Smoker —> Bersaudara

—> artinya proses,ada berantem, kejar2an,sandera2an dll..

Ceritanya hanya berkutat masalah itu. Menurut saya tidak terlalu menarik, tapi yang lucu adalah gaya dari para pemerannya. Orang-orang changcut yang super katro, trutama cacing yang aneh betul, mengingatkan pada Jim Carrey. Candil yang berperan jadi bencong dan masih banyak pemeran-pemeran yang lain. Ngakaklah pokoknya..

Sama ada satu hal lagi yang saya soroti dari film ini dan sangat memberi nilai plus buat film ini bagi saya. Film ini komedi, tapi tidak mengandung unsur pornografi atau horor-hororan. Sekarang di Indonesia, semua film komedi, pasti isinya porno, misalnya Kawin Kontrak, Quickie Express, Namaku Dick dan sejenisnya, atau film horor-hororan. Jujur saya sudah bosen dengan tema seperti itu. Dan, wow, keluar film ini. Saya sangat memberikan apresiasi yang sangat besar pada film ini.

Dan kesimpulannya, anda harus menonton film ini. Kocak bangetlah pokoknya. Rating menurut saya : 8.5/10

Posted in Pelem | 18 Comments »

Kebiasaan Brainstorming dan Bermimpi

Posted by scooterboyz pada Mei 1, 2008

Saya sudah merasakan bekerja sama dengan orang dengan berbagai jenis kebiasaan dan tentunya akan semakin banyak lagi seiring bertambahnya waktu dan tahapan kerja. Selain itu juga dengan berbagai ras dan suku serta kebangsaan. Kebiasaannya tentu berbeda-beda, baik orang Indonesia, India, Eropa, Amerika dll. Bahkan orang Indonesia yang sudah lama di luar negeri pun akan berbeda dengan orang Indonesia pada umumnya.

Saya ingin menyoroti masalah brainstorming. Saya bener-bener geli kalo sudah mendengar istilah brainstorming di Indonesia. Brainstorming di Indonesia itu adalah memikirkan dan membicarakan apa yang akan dijadikan topik dalam sebuah kegiatan. Sedangkan yang saya liat pada kebiasaan orang luar negeri, brainstorming itu berarti membicarakan apa yang sudah ada di pikirannya untuk dijadikan sebuah topik dalam sebuah kegiatan. Sudah keliatan apa bedanya?Di Indonesia sangat jarang ada yang memikirkan apa yang mau dibicarakan sebelum ketemuan brainstorming itu, jadi biasanya pada mikirnya on the spot. Sedangkat kebiasaan orang barat adalah memikirkan sampe matang dulu apa yang mau dibicarakan dengan segala dasar2nya dan mempersiapkan beberapa alternatif sekalian baru datang ke tempat pembicaraan. Susah mengungkapkannya dalam kata-kata emang..:mrgreen:

Saya belajar banyak dari orang-orang itu bahwa persiapan itu harus matang.

Baru sekitar seminggu yang lalu saya ketemuan dengan beberapa mahasiswa ITB untuk membicarakan satu masalah. Notabene mereka adalah aktivis K******* M******** ITB yang saya kira sudah ahli dalam urusan pembicaraan seperti ini. Dan hasilnya,hohohoho..Nihilll…Saya saat itu sebagai “orang luar” yang mereka belum terlalu kenal,diberi kesempatan bicara pertama. Saya memnjelaskan pendapat saya dan beberapa alternatif pemikiran lainnya. Terus saat orang kedua diberi kesempatan berbicara, kata pertama yang keluar “Hmm..Apa ya?Belum kepikiran juga sih”. Astaganaga..Begitu juga orang ketiga dan keempat. Saya jujur aja agak mangkel liat ini. Buat apa saya menghabiskan waktu saya untuk menunggu mereka berpikir  DARI NOL.

Dan kejadian itu bukan baru sekali dua kali saya rasakan. Tidak hanya dengan sesama mahasiswa, tapi juga dengan orang-orang yang sudah bekerja atau sejenisnya. Jadi tidak salah kan kalo saya menggeneralisasikan itu?Disini bukan saya mau pamer atau apa, tapi kali aja bakal menjadi bahan koreksi buat kita semua. Saya soalnya juga tidak selalu siap dengan pendapat-pendapat itu, tapi minimal saya sudah berusaha. Ini cuman saya ingin jadikan bahan perenungan bareng-bareng aja, tidak bermaksud menggurui.

Pantesan aja brainstorming untuk hal-hal kecil di Indonesia ini berjalan dengan sangat lama, bahkan dua atau tiga kali ketemuan baru beres, sedangkan apabila kita bekerja sama dengan orang luar negeri, bisa cuman sejam dua jam doang. Ga nyalahin kalo DPR itu rapat membicarakan sesuatu bisa sampe berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Mungkin ini yang harus diperbaiki dari kita. Saya probadi juga ingin belajar untuk menjadi seorang “pengemuka pendapat” yang baik.

Mungkin ini ada sedikit tips and trick resep dari Mbah Arip :mrgreen: :

1. Pahami betul dimana wilayah yang akan dibicarakan dengan baik

2. Pahami betul siapa yang akan anda ajak bertukar pendapat.

3. Persiapkan pendapat anda dengan sangat lengkap dan baik SEBELUM difloorkan ke orang lain (Jangan on the spot mikirnya)

4. PErsiapkan juga alternatif pendapat yang bisa dipertimbangkan apabila pendapat pertama anda ditolak.

5. Berdoa pada Ilahi Rabbi..–> Penting ini.:mrgreen:

Mungkin itu solusi dari saya, sebab memberi masalah tanpa solusi sama dengan bambang..:p

Terus ada satu lagi, saya kurang suka dengan orang yang akan memberikan pendapat terus ngomong “Ngga jadi ah,jelas ga mungkin soalnya”. Kenapa harus gitu?Saya masih percaya semua penemuan yang mengguncang dunia itu selalu berasal dari mimpi. Mana bisa Newton menemukan hukum-hukum Newton kalo dia ngomong gitu. Mana ada teknologi iPod Touch kalo Steve Job ngomong gitu. Mana ada Teknologi Chatting kalo semua orang ngomong “Ga mungkin ah,bisa ngobrol lewat tulisan dan langsung diterima”. Iya ngga?Harus setuju..:p

Entah kenapa kata-kata itu sering keluar dan kepercayaan diri orang kita untuk menyampaikan pendapat itu sangat rendah. Kalo menurut seorang teman saya, Alief Nugraha, itu karena Indonesia ini kelamaan dijajah, baik secara fisik maupun mental. Saya pikir bener juga, mental kita masi terjajah sampe sekarang. Semoga akan terjadi perubahan dahsyat bagi negeri ini.

Disini saya bukan apatis atau sinis, tapi ini juga bahan renungan buat saya sendiri. Ada orang yang sering denger saya protes mengenai bangsa ini dan dia tanya “Situ merasa nyesel ya jadi orang Indonesia?Ga bangga?”..Apa jawaban saya?Tau sendirilah..:p

Credit Goes to Alief Nugraha yang menjadi temen kompak kalo ngomongin masalah ginian.. 😀

Posted in Coretan | 13 Comments »