Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Archive for the ‘Touring dan Jalan-Jalan’ Category

Karimunjawa : Indah, Bersih, Bersahaja dan Berkesan

Posted by scooterboyz pada April 9, 2011

Tulisan ini sudah agak telat, saya dan teman-teman melakukan perjalanan ini sudah sekitar 8 bulan yang lalu, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, betul?

Hampir semua orang Indonesia, terutama yang tinggal di Pulau Jawa, lebih spesifik di Jawa Tengah, pasti sudah pernah mendengar nama ini. Karimunjawa adalah sebuah kecamatan dari kabupaten Jepara yang berbentuk kepulauan. Lokasinya ada di sebelah utara pulau Jawa. Karimunjawa terdiri dari banyak sekali pulau-pulau kecil dan pulau utamanya yang paling besar bernama pulau Karimun. Anda silakan mencoba cari pulau ini di GoogleMaps dan selamat berpusing-pusing searching-nya, karena susah menemukannya.


Disitulah letak kepulauan Karimunjawa. See? Tanpa label sama sekali di GoogleMaps. 😀

Sejarah nama Karimunjawa pun cukup unik. Alkisah, Amir Hasan (putra Sunan Muria) adalah seorang anak yang tidak taat kepada orang tua, akhirnya dititipkan kepada Sunan Kudus agar dididik. Hingga suatu saat, Sunan Kudus menganggap bahwa Amir Hasan sudah siap dipulangkan karena sudah berubah sifatnya. Saat dipulangkan kepada Sunan Muria, Amir Hasan diuji sekali lagi, dengan diperintahkan pergi ke sebuah pulau yang terlhat “kremun-kremun” (bahasa jawa yang berarti samar-samar) dari puncak Gunung Muria. Akhirnya Amir Hasan pun menyeberangi laut dan menemukan pulau itu, yang disebutnya “Kremun-kremun saking Tanah Jawi” (Samar-samar dari pulau Jawa) atau sekarang sering disebut Karimunjawa.

Saya dan 5 orang kawan berangkat menuju Karimunjawa dari Bandung sekitar bulan Juni 2010. Modal nekat, tanpa tahu apa yang akan terjadi disana, kita berangkat dengan menggunakan bus menuju ke Jepara. Semua orang yang akan menuju ke Karimunjawa dari manapun, harus menuju ke Jepara dulu, untuk kemudian menuju ke dermaga Pantai Kartini, Jepara. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Terminal Jepara, hanya sekitar 3-4 km. Dari sana, kita naik kapal motor perintis (KMP) Muria untuk menuju ke pulau Karimun. Harga tiketnya sangat miring sekali, hanya Rp. 30.000 (kelas ekonomi) dan Rp. 55.000 (kelas VIP) untuk perjalanan panjang menuju Karimunjawa. Perjalanan KMP Muria membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk menempuh jarak sekitar 41 mil laut atau 75 km. Siapkah anda menempuh perjalanan ini? hehehe..:D.. Oiya, semboyan dari KMP Muria cukup indah, “Bangga Menyatukan Nusantara” dan kitapun, sebagai traveller, menjadi punya semboyan “Bangga Menelusuri Nusantara”..:D

Setelah terombang-ambing 6 jam di kapal, diselingi dengan melihat orang yang dapat jackpot gara-gara mabuk lain, dan manusia seperti bandeng yang bergelimpangan karena mabuk laut (saya tipe orang yang kuat akan mabuk laut, jadi santai,haha), akhirnya merapatlah kita di pelabuhan Karimun. Huraaaahh.. Sudah nampak laut yang bening dan bersih yang akan kita jelajahi selama 3 hari ke depan. Kita menuju ke penginapan yang sudah dipesan, jaraknya hanya 3 km dari pelabuhan dan itu merupakan penginapan paling dekat dengan pelabuhan, tapi murah, hehe.. Kesan pertama terhadap Karimunjawa adalah perkampungan padat biasa di daerah pedesaan Jawa Tengah. Image itu mulai berubah saat tiba di penginapan, belakang penginapan kita ada pantai pribadi yang bisa kita nikmati setiap saat. Orang jakarta harus bikin kolam renang, orang Karimun, kolam renangnya jauh lebih besar, hehe..:D..

Hari pertama, yang sudah tinggal beberapa jam saja, kita habiskan dengan berjalan-jalan melihat sekitaran pulau Karimun. Kita menuju ke alun-alun Pulau Karimun, dan menuju ke pelabuhan nelayan Karimun hingga mengantarkan matahari pergi menuju belahan bumi lain. Lalu kitapun kembali ke penginapan untuk melakukan 3 kegiatan utama (Mandi, Nge-Charge HP dan Tidur). Oiya, kenapa kita nge-charge HPnya malem-malem? Karena listrik di pulau Karimun hanya ada mulai pukul 6 sore hingga 6 pagi. PLN belum sampai ke pulau ini, akhirnya masyarakat Karimun membuat pembangkit sendiri, yaitu PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Dalam, eh, Tenaga Diesel). Biaya per-KWh-nya pun cukup mahal, mencapai Rp. 3000/KWh.

Matahari meninggalkan Karimun

Pagi menjelang di Karimunjawa, kita semua bersiap untuk menjajah semua wilayah perairan di Karimunjawa. Dengan kapal nelayan, saya dan rombongan menuju ke arah tempat pertama yang kita datangi, yaitu tempat penangkaran ikan hiu putih, kita pun berenang disana. Awalnya sih ngeri banget, tapi lama-lama udah tenang, setelah tahu bahwa ikan hiu yang ada disana semuanya vegetarian (loh??hehe..). Karena masalah beban kapal, akhirnya kapal rombongan kita (yang ditambah rombongan lain berjumlah 20 orang) akhirnya dipisah menjadi dua kapal. Kita berenam plus 3 orang lagi dijadikan dalam satu kapal, bersama Supri dan Alex (Orang asli Karimun yang raja guyon semua, cocoklah dengan kita) dan sisanya dalam satu kapal yang lain (mungkin bersama tour guide yang serius, sebab orang-orangnya jauh lebih serius dari kita,hehe).

Di kapal bersama Supri alias Michael Essien

Setelah perjalanan dari penangkaran hiu, kita mulai nyemplung ke laut luas. WOW! itulah tanggapan pertama saya saat masuk ke Laut Jawa ini. Laut Jawa cenderung tenang, ombak tidak tinggi dan nyaman bahkan untuk yang tidak bisa berenang sekalipun. Tapi yang tidak bisa berenang, jangan coba-coba turun tanpa pelampung, karena lautnya cukup dalam. Disitulah kita mengamati biota-biota laut yang sangat indah, yang pertama kali seumur hidup saya lihat. Warna warni biru, merah, hijau, kuning, orange semua ada disitu, benar-benar luar biasa. Terumbu karang berbagai jenis dan bentuk, ikan berbagai jenis, mantab jaya! Sayang sekali, karena keterbatasan kamera, tidak bisa semua kita ambil gambarnya. Kita hanya membawa kamera biasa dan kamera bawah air hasil pinjaman dari Alex. Ya sudahlah, memang foto sebagus apapun, tidak bisa mewakili kondisi yang kita lihat disana. Berikut adalah beberapa foto yang kita ambil dari bawah air.

Bergaya Ala RCTI Oke!

Kei, turis jepang, sedang berpose..

Kemudian salah satu yang menarik disana selain menyelam adalah Island Hopping, hehe, yaitu berpindah-pindah dari satu pulau ke pulau lain. Kita menuju ke beberapa pulau dari total sekitar 27 pulau yang ada di Kepulauan Karimunjawa. Pulau yang kita kunjungi adalah pulau Cemara Besar, tempat kita nongkrong dan makan siang di hari pertama, Pulau Menjangan Besar dan Kecil, Pulau Tengah, Tanjung Gelam dan Pulau Kecil serta beberapa lagi yang saya lupa namanya, saking banyaknya! Pulau Cemara Besar cocok dengan namanya dengan banyak sekali cemara disana. Kita pesta BBQ makan siang ikan disana, nikmat sekali rasanya, setelah lapar gara-gara snorkling, kita langsung makan ikan berbagai jenis. Semua pulau yang kita kunjungi, pasti ada spot yang sangat indah untuk snorkling.

Kawan-kawan dari Jepang berebut makan!

Salah satu pulau yang paling menarik untuk saya, adalah sebuah Pulau yang bernama “Kecil”, unik yah? Tapi pulau ini memang kecil sekali, saya juga heran, ini gundukan pasir putih, tapi disebutnya pulau. Ya sudahlah, biarkan mereka yang punya tempat yang memberi nama, hehe. Pulau ini hanya gundukan pasir putih berbentuk hampir melingkar, dengan diameter hanya 10 meter. Isi pulau itu apa? Pasir putih thok! Tidak ada pohon, tidak ada rumah, tidak ada apapun. Tapi hati-hati kalo kesana, banyak ikan batu yang sangat beracun, jadi jangan coba-coba turun tanpa sandal kalau tidak mau celaka. Kita sampai di pulau itu, langsung bergaya ala Iwo Jiwa, ahaha.. Kita kibarkan bendera disana,eh,jaket..:p..Ini adalah perayaan saat kita berhasil merebut Pulau Kecil dari penjajah. hahaha

Berhasil merebut Pulau Kecil!

Pada hari terakhir perjalanan, setelah bersenang-senang menyelam dan Island Hopping, kita berhenti sebuah pulau untuk menikmati sunset terakhir kita di Karimunjawa, sedih sekali rasanya hati ini. Perjalanan 4 hari terasa belum cukup untuk menikmati keadaan ini. Di pulau ini kita semua menangis bersama-sama (eaaa,lebay,haahahaha). Langit Karimun pun mendung sedih akan melepaskan kita pergi esok harinya.

Matahari dan Langit pun mendung

Akhirnya esok harinya kita bersiap kembali ke Bandung. Karena sudah merasakan 6 jam terombang-ambing di laut, kita akhirnya memutuskan untuk naik Kapal Cepat Kartini dengan harga Rp. 65.000 tetapi cukup 2.5 jam kita berada di laut dan pake AC. Dari pelabuhan kita menuju ke Terminal Jepara dengan becak, hanya 3000 perbecak dan akhirnya kembali ke Bandung.

Jujur saja, perjalanan ke Karimunjawa merupakan salah satu perjalanan yang paling mengesankan dan membekas buat saya. Selain karena keindahan alam dan laut disana, juga karena keramahan orang asli Karimun terhadap kita sebagai pendatang. Mereka selalu berkumpul dengan kita di malam hari, mengobrol bersama, main kartu dan lain-lain. Jadi, saya amat sangat merekomendasikan perjalanan ke Karimunjawa ini, harga kaki lima dan kualitas bintang sepuluh!

Beberapa foto “aneh” :

Supri dengan Topeng Scream!

Babi Guling di Pulau Kecil

Juragan dari Arab

 

Iklan

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , | 13 Comments »

Jajaja 2010 Part 1 : Malang dan Pulau Sempu

Posted by scooterboyz pada Februari 13, 2010

Hampir setahun blog ini ga pernah diupdate lagi, hehehehe.. Suka males, malah sekarang maenannya di twitter serta kesibukan-kesibukan lain yang membuat saya agak sedikit menurun keinginan untuk ngeblog.. Kita coba buat menuliskan hasil perjalanan di bulan Januari kemaren.

Kenapa Jajaja? Artinya JAlan-JAlan JAnuari, hehehe.. Itu karena saya setiap bulan Januari, melakukan perjalanan untuk refreshing. Januari tahun lalu, saya pergi ke Singapore, Malaysia dan Vietnam. Tahun ini perjalanan dilakukan di dalam negeri saja, selain karena kemampuan finansial sedang menurun, kami juga ingin melihat keagungan alam Indonesia. Perjalanan ini kita lakukan ke 2 tempat utama, yaitu Pulau Sempu dan Pulau Bali. Kali ini perjalanan dilakukan bareng dua orang teman sejurusan dan seangkatan saya, EL 06 juga, yaitu Wibisana Jaka Sembada dan Dimas Triwicaksono

Untuk yang pertama ini, kita bahas dulu pulau Sempu. Ada yang sudah tau apa pulau Sempu itu? Penjara di tengah laut? Bukan  woi! Pulau Sempu adalah pulau di sebelah selatan pulau Jawa, pada Samudera Hindia. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Nah lo, baru taukah kalo di Malang ada pulau?  Saya sudah agak lama taunya, tapi baru sekali melihatnya. Kalau kata orang, ini adalah The Beach-nya Indonesia.

Ko Phi Phi Lee, yang digunakan untuk film The Beach

Ko Phi Phi Lee, yang digunakan untuk film The Beach *img by : wikipedia*

Sebelumnya, saya ingin cerita perjalanan dari Bandung hingga Malang. Dari Bandung, kita naik kereta api Kahuripan, yang akan turun di daerah kediri. Perjalanan ini menghabiskan waktu 15 jam, berangkat pukul 20.10 sampai pukul 11.35 pagi. Tepos ga tuh pantat, di kereta selama itu. Tapi yang jelas satu, MURAH!! Hanya dengan Rp. 35.000 kita sudah bisa sampai kediri.  Kemudian, kebetulan kita tanya, ada kereta dari kediri ke malang pukul 11.45, resmikan! Bayar Rp. 4000 sampe Malang selama 5 jam perjalanan. Jadi total sekitar 20 jam kita di kereta, istirahat cuman 10 menit. Begitu sampai malang, setiap kali liat kereta, kita mual2, udah mulai “mblenger”.

Sampai di Malang, kita nginep rumah si Dimas yang kebetulan penduduk asli malang (namanya bukan suku aborigin tapi). Kita rencana malem mau ke Batu, tapi ternyata pada tewas, baru bangun sekitar jam 22.00. Akhirnya kita keluar ke “kota” Malang, buat minum minuman (yang konon katanya) khas malang, STMJ. Tapi maap, saya tidak tega untuk pesan minuman yang ada telornya, jadi pesen susu kopi sahaja..:D

Besok pagi-pagi sekali, kita menuju ke pulau Sempu. Dari Terminal Gadang, kota Malang, kita cari kendaraan umum ke arah Turen (Bukan Turin lho ya, kalo Turin mah di Itali). Biasanya tarif sekitar 3000-4000 rupiah per orang. Dari Turin,eh,Turen, kita naik angkot menuju Sendang Biru, yaitu daerah di ujung paling selatan kabupaten malang, tarifnya sekitar 15.000. Angkot ini bolak balik dari Turen ke Sendang Biru hingga pukul 4 sore. Di Sendang Biru, kita naik kapal menyeberangi Selat Sempu, menuju ke Pulau Sempu, tepatnya di Teluk Semut. Kapal ini cukup mahal kalo cuman orang sedikit, tarifnya Rp. 100.000 untuk pulang-pergi per kapal. Tapi kapal itu bisa sampai 15 orang perkapal, jadi kemaren kita numpang sama rombongan lain, biar murah..hehehe.. “Nakhoda” kapal ini, biasanya memberikan nomor HP, untuk memanggil dia saat kita mau kembali ke Sendang Biru.

Di kapal menuju sempu

Di kapal menuju sempu

Di Teluk Semut bersama Wicak

Di Teluk Semut bersama Wicak

Sesampainya di Pulau Sempu, kita mulai perjalanan, menuju ke Segara Anakan, obyek wisata utama di pulau Sempu ini. Dari mulai Teluk Semut hingga Segara Anakan, menempuh jarak sekitar 2.5 Km dengan medan yang naudzubilah susahnya untuk dilewati. Perjalanan menuju Segara Anakan menghabiskan waktu sekitar 2 jam apabila keadaan seperti kami kemaren, yaitu sangat berlumpur dengan kedalaman lumpur mencapai sekitar 20-30 cm. Selain berlumpur, juga sangat licin, karena efek musim hujan. Padahal medannya naik turun ga karuan dan walaupun jalan setapak, tetep aja susah untuk dilewati.

Kaki beneran itu

Kaki beneran itu

Setelah milestone hampir 5 kali jatuh kepleset, saya akhirnya sampai di Segara Anakan. Kata-kata yang bisa mengungkapkan keindahan Segara Anakan adalah “LUAAAAARRRRR BIASAAAAAAAAA!!!!”. Gila, semua rasa capek di jalan hilang. Semua kekesalan karena medan yang buruk, hilang. Semua perasaan marah dan sumpek, hilang. Gila, ini salah satu tepat terindah yang pernah saya kunjungi. Segara Anakan itu adalah laguna di tengah pulau Sempu. Jadi disana ada semacam pecahan batu besar, yang memasukkan air dari samudera Hindia ke dalam dan ada juga terowongan bawah air, yang megeluarkan air ke samudera hindia. Jadi air disana bersih banget. Buat yang ga bisa berenang, ga masalah, cetek kok.  Anda lihat saja fotonya di bawah ini. Gila, luar biasalah. Dan saran saya : semua orang muda indonesia harus kesana. Biar liat keindahan negaranya. Disini kita langsung maen-maen, berenang dan jelas, poto-poto. Hehehe.. Kita ga nyangka kalo seindah itu, tau gitu, nginep kita disana. Tapi terlanjur ga bawa perlengkapan..:(..Denger-denger, kalo malem, di Segara Anakan itu, plankton di laguna itu menyala. Pengen liat,tapi ga sempet..:(

Segara Anakan

Segara Anakan

Wibi yang berasa perutnya mantab

Wibi yang berasa perutnya mantab

Hiu Terdampar di Sempu

Hiu Terdampar di Sempu

Satu-satunya foto bareng

Satu-satunya foto bareng

Sekitar pukul setengah 4 kita kembali menuju Teluk Semut. Sampai disana pukul setengah 6 dan kapal sudah menunggu disana. Akhirnya kita menyeberang ke Sendang Biru lagi. Mandi-mandi disana, terus kita sempet rencana nginep disana dulu karena sudah keabisan angkot. Tapi akhirnya kita putuskan untuk naik ojek saja ke Turin,eh, Turen. Jalanan dari Sendang Biru ke Turen ngeri abis, gelap dan jauuuuuhhhh.. Mana dingin banget dan jaket saya kotor kena lumpur di sempu. Setelah sampai di Turen, ternyata bus ke arah malang sudah abis, mampus dah.. Nunggu-nunggu ga dapet2, akhirnya kita bilang ke polisi. Untung polisinya baik, akhirnya kita disetopin truk dan dibawa kembali ke Malang, hehehe. Bener-bener kaya wisatawan kere. Dalam truk itu, wibi dan wicak dengan mesranya berpangkuan..kekekeke..

Bereslah tour de sempu kali ini. Suatu saat saya sudah bertekad pengen nginep disana, tapi jangan pas musim hujan..hehehehe. Ada yang berminat juga?:D

Besok malemnya, kita lanjutkan perjalanan ke Bali, nanti saya ceritakan lain waktu.

Semoga bermanfaat buat yang pengen ke Sempu.. 😀

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 13 Comments »

Google Earth GigaPixel

Posted by scooterboyz pada Mei 23, 2009

*tulisan ini udah seminggu,tapi saya salah pencet,malah disimpan naskahnya,bukan publish..:P

Hari ini saya iseng banget dari pagi, ga ada kerjaan (padahal besok ujian dan proyek akhir ISK juga belum beres), seperti biasa, langsung buka google reader. Disana baca-baca sebentar, sampailah di salah satu rss paling favorit, yaitu Boston BigPicture. Disana ada link tentang “Human Landscape From Above”, yang sebenernya udah dari bulan April ada, tapi belum sempet liat-liat. Nah, disana ada link ke google maps. Akhirnya kembalilah keisengan jaman dulu, mainan google earth. Sebenernya saya udah cukup lama ga pernah nginstall google earth, kemarin kebetulan nemu linknya di salah satu forum, dan download aja. Hihihi..

Ternyata tetep asik euiy,liat-liat,apalagi sekarang sudah banyak banget tambahan fasilitas, termasuk yang paling asik itu yang gigapixel (sebenernya ini sudah bambang gentholet). Gigapixel ini adalah gambar yang “katanya” 14 Gigapixel yang bisa ditampilkan di Google Earth. Ini diklaim sebagai gambar dengan resolusi tertinggi di dunia. Kalo pengen baca tentang project gigapixel, bisa di http://gigapxl.org/

Contoh yang paling sering dipake orang itu yang di Museum Prado. Ini skrinsutnya (ngambil lukisan “The Nobleman With His Hand on Chest”) :

GigaPixel

Pengen cepet-cepet ke kampus euiy!Biar gancang, ini soalnya loading yang “belum seberapa” aja mpot2an banget,lamaaaa…

Adakah lagi yang tau kira2 apa yang bisa membuat google earth semakin menarik? Kasi tau dong..

*sambil dengerin RHCP lossless dan makan kerupuk udang..

Posted in Coretan, Technology, Touring dan Jalan-Jalan | 3 Comments »

Hari 1 : 3 negara dalam sehari

Posted by scooterboyz pada Januari 17, 2009

Akhirnya sampai juga di rumah teman di Kuala Lumpur. Huff..Perjalanan super duper panjang bareng Sigit Adinugroho sejak kemaren jam 06.00 keluar dari Bandung, jam 11.30 naik Lion Air ke Singapore dan seterusnya. Perjalanan ini cukup menarik, banyak hal-hal menarik disini. Sampe cape sendiri,hehehe..Soalnya sama-sama ga tau jalan.

Pertama, sampe di Bandara Soekarno Hatta dan check in, kita langsung tunjukin surat sakti bernama NPWP,jadilah kita bebas fiskal, asiiikkk..Irit 2,5 Juta boi, buat jalan-jalan,hehehe.. Abis itu nunggu boarding, cukup lama, soalnya pesawatnya juga delay, harusnya jam 11.15 udah jalan, tapi jam 11.30 baru boarding, jadilah jam 12an baru jalan keknya itu..

Sampai di Singapore, bandara Changi yang indah itu (bener-bener bagus kalo ini mah,San Francisco dan Hongkong kalah jauh). Di imigrasi, lagi-lagi menjadi masalah tampang ini nampaknya, digiringlah aku ke secondary investigation. Tas disuru bongkar semua,laptop disuru buka, kamera disuru nyalain, Quran diperiksa, sajadah dan sarung juga diperiksa, HDD eksternal diambil dan diperiksa, parahlah pokoknya, lebih parah dari waktu dulu di Amerika. Sampai-sampai si Sigit dicariin sama petugasnya dan ditanya-tanya, untungnya jawaban kita sama. Mamposlah kalo ndak sama. Trus terakhir disuru periksa sidik jari, kirain kenapa, ternyata dicocokin sama database mereka tentang orang-orang yang buron, teroris dan orang-orang yang pernah dideportasi. Ditanya-tanya juga apakah aku pernah make paspor lain, ato ada alias nama lain. Beuh,parahlah, 2 jam kali aku di sana,sampe mabok.

Begitu keluar dari sana, langsung menuju ke Burger King, sudah laper banget sumpah. Mana panik lagi. Setelah cukup puas makan, kita melanjutkan perjalanan, naik MRT ke daerah Bugis Street, setelah sampe sana, pusing juga mau naik apa dan jalan kemana, akhirnya naik SBS 170 sampai ke Johor Bahru, murah bener bos,lintas negara ga sampe SG $2. Disana kita keluar dari Singapore. Antrinya naujubile. Setelah beres,ngantri lagi sampai ke imigrasi malaysia, mudah banget disini, ga ditanya apa-apa,langsung aja distampel. Alhamdulillah, padahal sudah panik awalnya, kalo sampai kaya kejadian di singapore lagi. Trus setelah keluar, kita lanjut ke Johor Bahru naik 170 lagi, dan makan disana trus naik bus (kalo disini namanya BAS) yang namanya Transnasional menuju ke Kuala Lumpur. Sampai di Kuala Lumpur jam 3 pagi, mau langsung ke tempat temennya sigit, ga enak juga,akhirnya kita ngendon di KFC sampe jam 6 (sempet tidur juga disana :p), solat subuh (disini jam 7 itu baru fajar) dan naik RapidKL menuju rumah temennya sigit itu dan sekarang ini onlen disana, hehehe..

Okelah, rencana hari ini lanjut dulu ke Hanoi, trus stay beberapa hari dulu, jalan-jalan..Wish Me Luck..

Foto-foto untuk hari ini bisa dilihat disini (Biar ga bambang tuh..:p)

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | 14 Comments »

Sambara, Sajian Sunda

Posted by scooterboyz pada Agustus 18, 2008

Yoa..Malem minggu kemaren saya dan keluarga iingin melihat bandung di malam hari pada malem minggu. Akhirnya jadilah kita keluar jalan-jalan untuk mencari makan malam di tempat yang enak. Akhirnya jatuhlah pilihan ke Resto Sajian Sunda Sambara. Sambara ini terletak di daerah dekat Gedung Sate dan Gasibu, tepatnya di Jl. Trunojoyo 34. Tempatnya cukup maknyus, karena saya tidak bawa kamera yang cukup genah, saya ambil sebagian dari websitenya sambara.

Disana banyak sekali masakan-masakan sunda,sangat menarik pengaturannya. Ada meja panjang gitu, yang berisi semua menu yang tersedia dan disitu ada eneng-eneng pelayannya yang ngambil-ngambilin. Sayangnya waktu kesana, udah agak telat,jadi ada beberapa yang udah abis.

Disana banyak sekali makanan khas sunda (ya iyalah, masa ya iya dong), misalnya gepuk, ayam goreng, ikan-ikanan dan pastinya makanan sunda dedaunan dan sambal-sambalan. Secara overall, enak bener rasanya, bisa dikasi nilai 9/10. Ini pesenan saya dan keluarga, masi nambah-nambah lagi sih. :mrgreen:

Enake dek..

Enake dek..

Untuk minum, saya beli minuman bernama Karacak, unik yah? Apa itu? Itu isinya strawberi, pisang ama yoghurt kalo ndak salah. Enak banget, sueger buanget. Uniklah pokoknya.

Karacak

Karacak

Buat yang pengen wisata kuliner di bandung, sangat saya rekomendasikan untuk pergi kesini. Apalagi kalo bersama keluarga. Tempat nyaman, rasa enak, kurang apalagi? Nah masalah harga, ya standart wisata kuliner eksklusif bersama keluarga di Bandung-lah, untuk orang normal yang seperti saya dan keluarga kemaren, abisnya satu orang sekitar Rp. 40.000, tapi dijamin puas. Ada yang mau mencoba?

D

Meja makan dan ada ibuku diujungnya..:D

Intermezo :

Awa dan adek..Sama2 imut?

Awa dan adek..Sama2 imut?

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , | 15 Comments »

Aliansi Non Blog dan Pangalengan..

Posted by scooterboyz pada Agustus 16, 2008

Lama sekali ndak pernah aktif ngeblog lagi. Pertanyaannya, kenapa? Yah, karena akhir-akhir in hidup saya biasa-biasa aja, tidak perlu dituliskan. Kenapa ndak menulis yang lain? Karena saya merasa kalo tidak mengalami sendiri itu basi, jadi ndak nulis.. :mrgeen: .. Selain itu ada beberapa kegiatan yang cukup menyita waktu saya, jadi saat waktu luang, sudah males mau nulis, hehehe.. Kegiatan-kegiatan itu diharapkan bisa membuahkan hasil di akhir semester depan, jadi rencana “jalan-jalan” saya bisa kesampaian. Amin.. :p .. Malah ada yang menganggap saya terpengaruh oleh aliran sesat dari si Aisar SSW ini..

Oke, next ke topic selanjutnya.. Pangalengan? Ngapain? Ndak, bukan karena liburan ini trus saya kerja jadi penjual susu sapi dari KPBS pangalengan.. Kalo KPBS saya ndak tertarik, tapi kalo KBPS tertarik banget saya, biar bisa donlod cepet.. :p .. Kemaren hari Kamis, 14 Agustus 2008 saya ke Pangalengan bersama dengan teman-teman dari Amateur Radio Club aka ARC ITB. Pasang wifi? Bukan.. Setup jaringan? Bukan.. Setup APRS? apalagi.. :mrgreen:.. Kita kesana dalam rangka wisata tahunan ARC yang terakhir diadakan bertahun-tahun yang lalu (bener acara tahunan kan?Diadakannya bertahun-tahun sekali)..

(Mulai sini banyak foto-foto..)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , | 14 Comments »

Studi Banding ke Gunung Gede (part I)

Posted by scooterboyz pada Juni 12, 2008

Hi all..

Lamo indak basuo..

Oke,gini ceritanya, saya dan beberapa temen ARC berencana untuk melakukan pendakian ke Gunung Gede di daerah Cibodas, Jawa Barat. Ini karena kita pengen refreshing aja, bosen juga sama kegiatan sehari-hari ini..Mumpung liburan bung!

Saya sendiri sudah lumayan lama, terakhir kelas 3 SMA, sudah tidak pernah melakukan pendakian lagi. Mana jarang olahraga dan kebanyakan duduk di depan komputer dan internet. Jadi ya sudah,sejak awal udah berasa bakal berat ini. :mrgreen: . Ada 6 orang anggota rombongan : saya sendiri, Widi aka kicukhitam, Wibi, Alief, Yahya dan Nando.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 8 Comments »

“Kan Dia Yang Bikin Aturan..”

Posted by scooterboyz pada Mei 24, 2008

Hihihi..

Kemaren siang saya mengalami sebuah kejadian kocak. Kejadian ini terjadi di perempatan Ahmad Yani. Saat saya mau ke arah Supratman (saya naik motor), tau-tau traffic light di perempatan A. Yani menjadi merah. Seperti biasa, sebagai warga negara yang taat akan peraturan, saya berhenti. Posisi berhenti saya adalah 50-50, 50% badan motor saya di belakang garis dan 50% lagi di depannya (fine, ini memang melanggar). Kondisi pandangan mata saat itu, ada beberapa orang yang posisinya jauh di depan saya (semakin melanggar) dan yang paling dekat dengan saya adalah seorang aparat penegak hukum lalu lintas, saya ndak mau menyebut apa namanya, sebut aja P****I.

Saat saya masi berhenti, di dekat situ ada gardu P****I kan, tiba-tiba keluar seekor seorang P****I lagi dan langsung menuju ke arah saya. Ini percakapan yang terjadi :

P****I (P) : Selamat siang,mas!Silakan ke pinggir dulu..

Saia (S) : Siang, ada masalah apa pak?

P : Anda melanggar batas berhenti, seharusnya anda berhenti di belakang garis

S : (Bingung, secara masi banyak yang lebih depan) Loh, itu kan banyak yang lebih depan

P : Nanti akan segera saya urus

S : (Masi panik) Ya harusnya anda memberhentikan bapak polisi di depan saya ini dulu dong!!

P : (Mulai ngeles dan nada tinggi) Ya ngga dong mas, dia kan polisi!!

S : (kening berkerut, SWT kalo dia polisi) Lha terus kalo polisi masa boleh melanggar?

*Inilah bagian yang paling saya suka, sebab jawabannya bener-bener ga terduga*

P : (Rada ngamuk) Ya ngga masalah, kan dia yang bikin aturan..

Jujur, saya kontan bengong dan berpikir “hohoho..Jadi kalo bikin aturan, itu boleh dilanggar ndiri?”. Untung P****I yang di depan saya itu denger dan dia bilang ke temennya “Udah..Udah biarin”. Tengsin juga kali dia yah, denger teman sejawatnya gitu..

Sungguh aneh tapi nyata..

Kalo menurut lagunya Pandji Pragiwaksono dalam albumnya Provocative Proactive (Keren banget album ini, rekomendasi dari saya!!), ini bener-bener ada yang salah.. 😀

Note : Saya tidak menggeneralisasi bahwa semua P****I seperti itu, tapi saya cuman mengingatkan aja kepada petinggi P****I bahwa masih ada anak buahnya yang secerdas itu (itu juga kalo mereka baca :mrgreen:).

Salam Respect buat aparat hukum kita.. 😀

Posted in Coretan, Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , | 20 Comments »

Balada Jalanan Rusak, Kampring!!

Posted by scooterboyz pada Mei 21, 2008

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun..

Walo agak telat saya mengucapkan,tapi saya turut berduka cita atas meninggalnya seorang artis kawakan dan politikus serta seorang patriot bangsa bernama Sophan Sophiaan di Sragen, Jawa Tengah karena terperosok di jalanan rusak saat sedang konvoi Harley Davidson dalam rangka tur Merah Putih untuk memperingati seabad Kebangkitan Nasional. Semoga arwah beliau mendapat tempat yang pantas di sisinya.

——————

Kampring!! (Inspired by Gabol@ARC)

Itu hanyalah satu dari sekian kata-kata yang keluar kalo kena jalanan rusak. Sumpe deh, jalanan di Bandung ini ndeso katro bener, pating gronjal ndak jelas juntrungannya. Kenapa saya dendam?

Begini ceritanya..Saya abis mengalami beberapa kecelakaan beruntun akibat dari rusaknya jalan di Bandung ini. Pertama, sekitar hari sabtu kemaren, saat final Piala Uber digerlar. Saya malam itu pulang dari kampus, sekitar pukul 19.00. Sampe di daerah Arcamanik, tiba-tiba ada sebuah lubang besar menganga di depan saya. Saya tidak sempat menghindar dan akhirnya masuklah saya ke dalam lubang itu. Untungnya tidak sampe jatuh, tapi absurdnya, rantai motor saya lepas karena terkena goncangan yang sangat keras itu (selain emang udah waktunya servis..:p) dan kejepit diantara gear dan ban, jadilah nyantol ga bisa ditarik gitu. Setelah sekian lama saya tarik-tarik, tidak ada hasil yang berarti, masi saja nyantol gitu. Tiba-tiba datang malaikat (wiii..:p) membawa seperangkat alat solat yang dibayar tunai peralatan tukang (Obeng, Kunci pas dll) yang akhirnya saya pake buat sedikit membongkar supaya bannya bisa bergerak dan akhirnya berhasil.

Itu belum seberapa, malam sesudahnya, saat saya pulang belajar Elka yang seninnya mau ujian di rumah Wisnu sekitar pukul 12 malam, tiba-tiba ban motor saya lagi-lagi terperosok di dalam lubang besar di daerah Cimuncang. Aje gile, ndak tanggung-tanggung, bannya langsung pecah ditempat dan saya terlempar dari motor. Inilah keadaan waktu saya terjatuh dari motor :

Percaya ga? Dijamin endak..:p..Untungnya aye sehat-sehat aje dan tidak ada luka apapun, kecuali sedikit memar di bagian bahu kanan.

Itulah yang menjadi puncak kemalesan saya terhadap jalan rusak di Bandung ini. apabila anda berjalan-jalan ke bandung, anda bisa menuju ke Antapani untuk melihat satu spot kerusakan jalan terparah di Bandung. Jalanan bolong disana sini, pasir-pasir dan kerikil yang rencananya mau dipake benerin jalan tapi malah membuat jalanan menjadi semakin berbahaya. Gila..Bandung ini, jujur aja, merupakan salah satu kota besar dengan kerusakan jalan terparah menurut saya. Kemana aja harus waspada akan lubang dan jalan rusak.

Apakah ini akan menjadi perhatian Hade sebagai gubernur baru Jawa Barat?? Ataukah harus menunggu walikota bandung baru? Sebab ini sudah terkenal lho, Bandung yang notabene menghasilkan engineer-engineer handal tapi kok keadaan jalan seperti ini?

Saya cuman menyampaikan kekhawatiran aja. Sebab semua orang sudah tahu bahwa Bandung banyak pengendara motor dan kendaraan “kurang bermoral”. Dengan keadaan jalan seperti ini, pasti korban bertebaran (kek beras aja..:p) di sana sini. Saya sendiri, kadang terperosok di lubang-lubang ato kena jalanan rusak itu sampe kadang pusing beneran. Jadi getarannya itu sampe ke otak dan ulu hati.. :mrgreen: Saya beberapa kali berhenti di jalan, untuk menenangkan diri karena sempat emosi kena jalan rusak gitu.

Mungkin sedikit saran buat pemerintah kota Bandung (memberi problem tanpa saran sama aja basbang..:p), mungkin sekarang waktu yang tepat untuk benerin jalan. Soalnya udara udah ga ujan lagi. Saya sering heran jalanan diaspal waktu ujan, ya sama aja boong, sebentar udah rusak. Misalnya jalanan di daerah Tubagus Ismail. Baru januari diaspal, sekarnag udah kek onde-onde jalannya. BEgitu juga jalan di daerah Antapani yang tak ubahnya seperti Ampyang Jahe..:p..Saya sendiri emang kurang ngerti masalah teknisnya, tapi saya berharap hal ini bisa segera didengar oleh pemerintah, daripada ada Sophan Sopiaan lain yang terbunuh di jalanan.

Ya udah deh..OIya, sekarang jalan Tamansari udah dibenerin loh, diaspal..Subhanallah, enak bener jalan disitu sekarang. Mungkin tinggal ditambah penerangan ajah..Loh,kok selalu ada yang kurang?Yah itulah manusia..:mrgreen:

Oke deyh..Bubye..

Posted in Coretan, Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 6 Comments »

Eksekutif Muda dan Kekatroan di Senayan

Posted by scooterboyz pada April 24, 2008

Saya seumur hidup baru sekali yang namanya ke Plaza Senayan, ya kemaren lusa untuk pertama kalinya itu. Kalo lihat yang pergi ke daerah Senayan, ini untuk yang ketiga kalinya, yang pertama dan kedua saya nonton bola di Gelora Bung Karno. Tapi, kenapa kok saya bisa-bisanya kabur ke Jakarta pada hari kuliah ini?Udah berasa jago Elka ama Sinsis?Bwehehehe..Iya..:p..Ndak ding, saya ini kebetulan ada keperluan di kantor Oracle Indonesia yang bertempat daerah Senayan, Jakarta, tepatnya di Gedung Sentral Senayan 1 Lantai 9 yang berdekatan dengan Plaza Senayan, makanya itu saya jalan-jalan dulu ke sana..:p

Di sana saya melihat banyak eksekutif muda yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Jujur saja, saya sangat jarang melihat langsung orang-orang seperti itu di Indonesia. Yah, you knowlah, mana ada anak UNB (tempatku kuliah) yang berdandan kek gitu. Ga ancur-ancuran dan mandi aja udah syukur (pengalaman pribadi :p ). Dan saya sering bertemu dengan orang yang berpendapat bahwa mahasiswa UNB itu jarang mandi, sungguh nista, apakah tidak melihat orang ganteng seperti saya disana? :p

Oke, back to laptop,eh,topic. Saya jujur aja kagum melihat mereka, secara mereka udah kerja selama hampir setengah hari (ini jam 12), tapi masih tetap ganteng aja mereka. Maknyus..Saya yang dulu sama sekali meremehkan pekerjaan sebagai eksekutif muda yang saya anggap sangat membosankan, buat apa duduk di belakang meja dan ngetik-ngetik doang. Tapi setelah melihat itu, saya menjadi tertarik. Sejelek apapun mereka, pasti tetep aja ganteng kalo gitu, bwehehehehe..

Yang saya lihat itu kira-kira modelnya sama semua. Pertama dari kepala, rapih-rapih rambutnya dan kalo yang punya kumis, pasti rapi bener, kek saya ini..:p.. Kacamatanya juga kelihatan mahal-mahal, hanya keliatannya aja sih, entah kalo belinya di Tanah Abang :p..Turun ke pakaian, pake kemeja bersih banget mereka dan almost tangan panjang, hampir mirip dengan saya yang sama sekali tidak punya kemeja, bahkan untuk praktikum pun harus minjem, hehe..Dasi dan pin dasi juga ga ketinggalan. Bajunya dimasukin ke celana panjang kain yang bersih dan rapih juga. Sepatu resmi aka pantopel kalo kata orang jawa juga ga ketinggalan.

Yah kira-kira itulah cerminan eksekutif muda Indonesia dan dunia pun juga ga jauh beda sama itu. Sangat menarik dan enak untuk dilihat. Akankah saya juga bisa seperti itu? Insya Allah, penampilan saya hari ini sudah cukup mirip (kalo dilihat dari pegunungan hongkong bagian utara). Pake kemeja,ngeri ga situ,tapi tangan pendek..:p dan yang paling hebat adalah celana jeans plus sepatu yang hanya semi resmi. :p

Beberapa kejadian katro dalam kepergian saya kali ini. Tadi mau masuk Plaza Senayan malah bingung, takutnya kalo itu pintu keluar kan keliatan katro bener. Akhirnya saya nunggu ada orang masuk dulu baru saya ngikutin di belakangnya, beuh,tau2 disetop satpam, udah kaget, ternyata mau diperiksa tasnya. :p ..Trus waktu mau keluar juga sama,takutnya salah pintu,akhirnya nunggu orang lain keluar dulu..:p.. Setelah liat orang-orang pada rapi bajunya dimasukin, saya akhirnya mlipir-mlipir masuk ke toilet buat masukin kemeja, hehehehe. Trus waktu masuk ke Sentral Senayan 1, saya asal aja naik lift, mau ke lantai 9. Eh, ga ada tombolnya ke lantai 9, adanya lantai 11,12,13,14 dll. Panik sudah, akhirnya ke lantai 11 dan turun lagi. Ternyata liftnya ada dua jenis. Buat ke lantai 3-11 dan 11-24 (kalo ga salah), hahaha. Katro benerlah pokoknya.

Tapi diluar itu semua, saya, Sigit dan Fajar (kenalan baru di sana) ditraktir makan enak di Court Yard, Plaza Senayan sama pak Robert Kayatoe Makanannya secara overall nilainya 8. Chicken Crispy-nya enak, Brokoli yang dimasak apa itu juga enak banget,sueger, apalagi kata pak Robert itu “bagus” buat laki-laki,jadi dah semangat makannya..:p..*maap rada bambang tanpa foto,maklum tau sendiri Hpku canggihnya kek apa..:p

NB : Jangan lupa untuk baca Suplemen YouthSpeak dari Jakarta Post, (kali aja) ada saya..:p

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , | 14 Comments »