Scooterboyz Bertutur

Hanya sekedar blog biasa

Posts Tagged ‘Indonesia’

Jajaja 2010 Part 1 : Malang dan Pulau Sempu

Posted by scooterboyz pada Februari 13, 2010

Hampir setahun blog ini ga pernah diupdate lagi, hehehehe.. Suka males, malah sekarang maenannya di twitter serta kesibukan-kesibukan lain yang membuat saya agak sedikit menurun keinginan untuk ngeblog.. Kita coba buat menuliskan hasil perjalanan di bulan Januari kemaren.

Kenapa Jajaja? Artinya JAlan-JAlan JAnuari, hehehe.. Itu karena saya setiap bulan Januari, melakukan perjalanan untuk refreshing. Januari tahun lalu, saya pergi ke Singapore, Malaysia dan Vietnam. Tahun ini perjalanan dilakukan di dalam negeri saja, selain karena kemampuan finansial sedang menurun, kami juga ingin melihat keagungan alam Indonesia. Perjalanan ini kita lakukan ke 2 tempat utama, yaitu Pulau Sempu dan Pulau Bali. Kali ini perjalanan dilakukan bareng dua orang teman sejurusan dan seangkatan saya, EL 06 juga, yaitu Wibisana Jaka Sembada dan Dimas Triwicaksono

Untuk yang pertama ini, kita bahas dulu pulau Sempu. Ada yang sudah tau apa pulau Sempu itu? Penjara di tengah laut? Bukan  woi! Pulau Sempu adalah pulau di sebelah selatan pulau Jawa, pada Samudera Hindia. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Nah lo, baru taukah kalo di Malang ada pulau?  Saya sudah agak lama taunya, tapi baru sekali melihatnya. Kalau kata orang, ini adalah The Beach-nya Indonesia.

Ko Phi Phi Lee, yang digunakan untuk film The Beach

Ko Phi Phi Lee, yang digunakan untuk film The Beach *img by : wikipedia*

Sebelumnya, saya ingin cerita perjalanan dari Bandung hingga Malang. Dari Bandung, kita naik kereta api Kahuripan, yang akan turun di daerah kediri. Perjalanan ini menghabiskan waktu 15 jam, berangkat pukul 20.10 sampai pukul 11.35 pagi. Tepos ga tuh pantat, di kereta selama itu. Tapi yang jelas satu, MURAH!! Hanya dengan Rp. 35.000 kita sudah bisa sampai kediri.  Kemudian, kebetulan kita tanya, ada kereta dari kediri ke malang pukul 11.45, resmikan! Bayar Rp. 4000 sampe Malang selama 5 jam perjalanan. Jadi total sekitar 20 jam kita di kereta, istirahat cuman 10 menit. Begitu sampai malang, setiap kali liat kereta, kita mual2, udah mulai “mblenger”.

Sampai di Malang, kita nginep rumah si Dimas yang kebetulan penduduk asli malang (namanya bukan suku aborigin tapi). Kita rencana malem mau ke Batu, tapi ternyata pada tewas, baru bangun sekitar jam 22.00. Akhirnya kita keluar ke “kota” Malang, buat minum minuman (yang konon katanya) khas malang, STMJ. Tapi maap, saya tidak tega untuk pesan minuman yang ada telornya, jadi pesen susu kopi sahaja..:D

Besok pagi-pagi sekali, kita menuju ke pulau Sempu. Dari Terminal Gadang, kota Malang, kita cari kendaraan umum ke arah Turen (Bukan Turin lho ya, kalo Turin mah di Itali). Biasanya tarif sekitar 3000-4000 rupiah per orang. Dari Turin,eh,Turen, kita naik angkot menuju Sendang Biru, yaitu daerah di ujung paling selatan kabupaten malang, tarifnya sekitar 15.000. Angkot ini bolak balik dari Turen ke Sendang Biru hingga pukul 4 sore. Di Sendang Biru, kita naik kapal menyeberangi Selat Sempu, menuju ke Pulau Sempu, tepatnya di Teluk Semut. Kapal ini cukup mahal kalo cuman orang sedikit, tarifnya Rp. 100.000 untuk pulang-pergi per kapal. Tapi kapal itu bisa sampai 15 orang perkapal, jadi kemaren kita numpang sama rombongan lain, biar murah..hehehe.. “Nakhoda” kapal ini, biasanya memberikan nomor HP, untuk memanggil dia saat kita mau kembali ke Sendang Biru.

Di kapal menuju sempu

Di kapal menuju sempu

Di Teluk Semut bersama Wicak

Di Teluk Semut bersama Wicak

Sesampainya di Pulau Sempu, kita mulai perjalanan, menuju ke Segara Anakan, obyek wisata utama di pulau Sempu ini. Dari mulai Teluk Semut hingga Segara Anakan, menempuh jarak sekitar 2.5 Km dengan medan yang naudzubilah susahnya untuk dilewati. Perjalanan menuju Segara Anakan menghabiskan waktu sekitar 2 jam apabila keadaan seperti kami kemaren, yaitu sangat berlumpur dengan kedalaman lumpur mencapai sekitar 20-30 cm. Selain berlumpur, juga sangat licin, karena efek musim hujan. Padahal medannya naik turun ga karuan dan walaupun jalan setapak, tetep aja susah untuk dilewati.

Kaki beneran itu

Kaki beneran itu

Setelah milestone hampir 5 kali jatuh kepleset, saya akhirnya sampai di Segara Anakan. Kata-kata yang bisa mengungkapkan keindahan Segara Anakan adalah “LUAAAAARRRRR BIASAAAAAAAAA!!!!”. Gila, semua rasa capek di jalan hilang. Semua kekesalan karena medan yang buruk, hilang. Semua perasaan marah dan sumpek, hilang. Gila, ini salah satu tepat terindah yang pernah saya kunjungi. Segara Anakan itu adalah laguna di tengah pulau Sempu. Jadi disana ada semacam pecahan batu besar, yang memasukkan air dari samudera Hindia ke dalam dan ada juga terowongan bawah air, yang megeluarkan air ke samudera hindia. Jadi air disana bersih banget. Buat yang ga bisa berenang, ga masalah, cetek kok.  Anda lihat saja fotonya di bawah ini. Gila, luar biasalah. Dan saran saya : semua orang muda indonesia harus kesana. Biar liat keindahan negaranya. Disini kita langsung maen-maen, berenang dan jelas, poto-poto. Hehehe.. Kita ga nyangka kalo seindah itu, tau gitu, nginep kita disana. Tapi terlanjur ga bawa perlengkapan..:(..Denger-denger, kalo malem, di Segara Anakan itu, plankton di laguna itu menyala. Pengen liat,tapi ga sempet..:(

Segara Anakan

Segara Anakan

Wibi yang berasa perutnya mantab

Wibi yang berasa perutnya mantab

Hiu Terdampar di Sempu

Hiu Terdampar di Sempu

Satu-satunya foto bareng

Satu-satunya foto bareng

Sekitar pukul setengah 4 kita kembali menuju Teluk Semut. Sampai disana pukul setengah 6 dan kapal sudah menunggu disana. Akhirnya kita menyeberang ke Sendang Biru lagi. Mandi-mandi disana, terus kita sempet rencana nginep disana dulu karena sudah keabisan angkot. Tapi akhirnya kita putuskan untuk naik ojek saja ke Turin,eh, Turen. Jalanan dari Sendang Biru ke Turen ngeri abis, gelap dan jauuuuuhhhh.. Mana dingin banget dan jaket saya kotor kena lumpur di sempu. Setelah sampai di Turen, ternyata bus ke arah malang sudah abis, mampus dah.. Nunggu-nunggu ga dapet2, akhirnya kita bilang ke polisi. Untung polisinya baik, akhirnya kita disetopin truk dan dibawa kembali ke Malang, hehehe. Bener-bener kaya wisatawan kere. Dalam truk itu, wibi dan wicak dengan mesranya berpangkuan..kekekeke..

Bereslah tour de sempu kali ini. Suatu saat saya sudah bertekad pengen nginep disana, tapi jangan pas musim hujan..hehehehe. Ada yang berminat juga?:D

Besok malemnya, kita lanjutkan perjalanan ke Bali, nanti saya ceritakan lain waktu.

Semoga bermanfaat buat yang pengen ke Sempu.. 😀

Posted in Touring dan Jalan-Jalan | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , | 13 Comments »

Selamatkan Indonesia!! (Bedah Buku)

Posted by scooterboyz pada Juli 5, 2008

Hari ini, saya dan bapak mendapat kesempatan dan undangan untuk menghadiri bedah buku “Agenda Mendesak Bangsa : Selamatkan Indonesia” karya Prof. Dr. H. Mohammad Amien Rais. Yang mengisi bedah buku ini adalah Prof. Dr. H. Mohammad Amien Rais (Narasumber), Ryan Sumindar (Moderator) dan tiga orang panelis dari berbagai bidang yaitu Dr. Kodrat Wibowo (Pakar Ekonomi Unpad), Ir. Dadang Muhammad (Pengusaha Agrobisnis Nasional) dan Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA. (Kepala Bapeda Jabar). Tajuk dari bedah buku ini adalah Kebangkitan Ekonomi Bangsa. Acara ini bertempat di Hotel Panghegar, Jl. Merdeka No. 2.

Kiri-Kanan: Dadang Muhammad, Kodrat Wibowo, Deny Juanda, Amien Rais, Ryan Sumindar

Saya sendiri belum membaca buku ini, tapi saya sudah banyak membaca reviewnya di Internet. Sangat menarik, seperti biasa, Pak Amien selalu lantang dalam memberikan pendapatnya. Tadi, kata pak Deny Juanda, buku ini bisa membuat amuk massa besar-besaran saat membacanya dan menurut pak Dadang, buku ini marah. Memang, sudah tidak heran lagi, biasa Pak Amien seperti itu. Kalo mau tau hasil lengkap dari bedah buku ini, kita cerita-cerita pribadi aja, ato baca koran bandung besok. Pasti ada, tadi banyak wartawan.

Beberapa kesimpulan yang bisa saya ambil dari pembicaraan ini adalah :

1. Indonesia sudah merdeka dan berdaulat.  Tapi satu kurangnya apabila dibandingkan dengan negara-negara yang mapan itu, yaitu kekuatan dan palang pintu pembatas yang kuat supaya intervensi asing tidak mudah masuk ke negeri ini. Tidak seperti keadaan yang terjadi seperti pada jaman Raja Amangkurat 1 dan 2 yang membuka jalan yang lebarbagi penjajah untuk masuk ke Pulau Jawa.

2. Permasalahan utama dari negeri ini adalah apa yang disebut “State Hijacking Corruption” oleh Pak Amien. Korupsi ini adalah korupsi yang mencengkram “tengkuk” kita tanpa memberi kesempatan kita untuk bergerak. Menurut Pak Amien, memang korupsi itu sudah tidak bisa terhindarkan lagi, memang pada setiap kekuasaan pasti ada korupsi,susah sekali untuk tidak. Tapi yang dicari adalah korupsi yang tidak “menyakiti” rakyatnya. Gimana coba caranya? :mrgreen:

3. Pak Amien juga memberikan beberapa solusi yang cukup menarik, untuk bidang ekonomi, yang paling menarik bagi saya adalah renegosiasi persetujuan-persetujuan yang merugikan rakyat. Beberapa persetujuan yang layaknya dibicarakan ulang misalnya adanya hubungan kerjasama antar korporasi asing dengan negara, seperti pada PT. FreePort Indonesia (walaupun tidak yakin juga saya, apakah freeport apabila kita pegang sendiri akan menjadi maju seperti sekarang.) Nah, masalah renegosiasi ini, ada banyak yang bilang, ini kan udah terlanjur. Menurut Pak Amien (saya kutip terus,sebab narasumber beliau), untuk perjanjian besar seperti ini, ada klausul yang terkenal bahwa perjanjian seperti ini harus dihormati dan ditaati. Tapi ada juga satu klausul yang setingkat dan sama kuatnya yaitu apabila perjanjiannya merugikan orang banyak (rakyat) maka dapat dinegosiasikan ulang (ada bahasa latinnya,tapi saya lupa 😀 ).  Klausul terakhir ini yang banyak dilupakan oleh orang banyak.

Salah satu penanya menanyakan apakah Pak Amien mau jadi presiden lagi. Jawaban dari pak amien sangat diplomatis, “karena tidak ada yang mencalonkan saya, ya saya tidak maju. Wong partai saya aja sekarang ‘Hidup adalah perbuatan’. Kalau ada yang mencalonkan, ya saya maju”.  Eeeeaaaa…Kira-kira beliau mau maju ndak? :mrgreen: . Saya agak geli dengan ‘Hidup adalah Perbuatan’, walau dia tidak ngomong mau nyalon presiden, tapi sinyalemennya sangat kuat.

Sedikit selingan, waktu pulang, door prize diundi. Saya dan bapak saya kebetulan masing-masing dapet satu hadiah. Saya mendapat hadiah blender dan bapak mendapat hadiah juicer jeruk. Dan anda tahu siapa yang paling beruntung dari door prize ini? Jelas Ibu saya.. :mrgreen ..Sebentar lagi bakal banyak jus jeruk di rumah dan banyak jus-jus buah yang lain, hehe..

Posted in Coretan | Dengan kaitkata: , , , , , | 15 Comments »